TULUNGAGUNG, TEROPONGNUSA.COM – Pemerintah Kabupaten Tulungagung menunjukkan tekad nyata dalam mengatasi persoalan sampah dengan hampir rampungnya pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di Desa Boyolangu, Kecamatan Boyolangu. Proyek strategis ini diproyeksikan menjadi model pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang ramah lingkungan.
Fasilitas TPS 3R Boyolangu dibangun melalui Dana Program Anggaran (DPA) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2025, dengan nilai kontrak sebesar Rp 484.844.000. Pelaksanaan proyek dipercayakan kepada Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) BOYOLANGU BERSIH BERSERI, yang telah menyelesaikan sebagian besar pekerjaan meski sempat terkendala cuaca ekstrem.
“Pekerjaan pembangunan telah dilaksanakan dengan baik meski belum selesai dan terkendala hujan di sore hari. Namun, kami pastikan proyek akan selesai sesuai ketentuan dan berkualitas,” ujar Kepala Desa Boyolangu, H. Anang Rahyudi Budiantoro, Selasa (11/11/2025).
TPS 3R ini dirancang untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dengan mengoptimalkan pemilahan, penggunaan kembali, dan daur ulang di tingkat desa. Langkah ini sejalan dengan program nasional untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
KSM BOYOLANGU BERSIH BERSERI yang menjadi pelaksana proyek memiliki struktur organisasi yang solid.
Ketua KSM, Basyaruddin Zainun Nafi’, menyatakan bahwa meski hujan deras menjadi tantangan utama, tim tetap optimis proyek akan selesai tepat waktu.
Berikut susunan tim pelaksana proyek:
- Perencana: Suhari, Edy Wicipto
- Pelaksana: Susanto, Nashuwa Alyvia
- Pengawas: Ribut Santoso, Suci
- Pengadaan Barang & Jasa: Kanan Susanto, Naning Yuliana, Imam Taufik
Kontrak pembangunan ditandatangani pada 11 Juli 2025. DLH Tulungagung memastikan bahwa proyek ini akan memenuhi standar mutu dan waktu yang telah ditetapkan. Kehadiran TPS 3R Boyolangu diharapkan menjadi tonggak baru dalam pengelolaan sampah terpadu di Tulungagung, sekaligus inspirasi bagi desa-desa lain untuk mengembangkan sistem serupa.(Har)

