29.1 C
Madiun
Kamis, April 23, 2026

PPWI, PWI dan AJI Bangun Sinergitas Organisasi Pers di Langsa

(Foto bersama saat Coffe Morning)

TEROPONGNUSA.COM,
LANGSA
– Dalam rangka membangun sinergitas dan silaturahmi antar organisasi
pers di wilayah Kota Langsa, Provinsi Aceh, Persatuan Pewarta Warga Indonesia
(PPWI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Aliansi Jurnalis Independen
(AJI) menggelar acara coffee morning di PASS Kopi, Kota Langsa, Jum’at
(11/09/2020) pagi.

 

Memulai
perbincangan ringan, Ketua PPWI Langsa, Sayed Zahirsyah, mengatakan pihaknya
saat ini sudah mengantongi SK kepengurusan DPC PPWI Langsa, untuk kemudian
bersama teman-teman di masing-masing organisasi pers lainnya dapat mewarnai
pemberitaan di Kota Langsa.

 

Selanjutnya,
Waled sapaan akrab Sayed, dirinya memperkenalkan bahwa kepengurusan PPWI Langsa
yang baru sudah terbentuk dan akan mulai membangun eksistensi bersama wartawan
di Kota Langsa. “Meski pada prinsipnya, kami PPWI merupakan pewarta warga;
artinya kami memperjuangkan bahwa setiap warga negara berhak berbicara, tapi
tetap dengan etika. Pewarta warga melakukan pemberitaan dengan tetap menjunjung
tinggi UU Pers nomor 40 Tahun 1999,” terang Waled.

 

Selain
itu, lanjut Ketua PPWI Langsa yang baru ini, pihaknya ingin bersama-sama
membangun soliditas bersama organisasi pers lainnya untuk membantu profesi
wartawan. “Kami berharap dapat diterima dengan kawan-kawan lain untuk
bersama-sama membangun organisasi pers di Langsa. Jadi, dengan hadirnya PPWI,
kami dapat mewadahi dan jangan sampai ada wartawan yang tidak tergabung ke
organisasi pers, kemanapun wartawan itu mau bergabung,” imbuh Sayed
Zahirsyah.

 

Sementara
itu, di tempat dan waktu yang sama, Sekretaris PWI Langsa, Munawar, ST
menyambut baik hadirnya PPWI di Kota Langsa. Dengan adanya wadah ini, kita
dapat bersama-sama membantu mengadvokasi wartawan di Kota Langsa yang apabila
tersandung masalah pemberitaan dan berhadapan dengan proses hukum.

 

Menurut
Munawar banyaknya organisasi semakin baik untuk mewarnai pers di Langsa.
“Walaupun background berbeda, tapi kita bisa bersama-sama membantu wartawan
yang nantinya tersandung dengan proses hukum,” tambah Munawar.

 

Di
kesempatan itu, Munawar juga mengajak kepada semua wartawan agar mengikuti Uji
Kompetensi Wartawan (UKW) agar terdaftar di Dewan Pers. “Meski kita punya
acuan masing-masing, tapi tujuan kita harus bersama-sama mewadahi wartawan di
Kota Langsa. Tinggal lagi kepada wartawannya mereka mau bergabung kemana.
Karena seyogyanya wartawan penting untuk bergabung dengan organisasi
pers,” pungkasnya.

 

Senada
dengan Waled dan Munawar, Ketua AJI Langsa, Mustafa Rani menyambut baik
silaturahmi di pagi ini. Pada dasarnya semua jurnalis baru bisa dikatakan
wartawan apabila memenuhi tulisan yang sesuai dengan kaidah jurnalistik.

 

Artinya,
memenuhi syarat dan etika jurnalistik, secara simpel harus sesuai dengan 5W1H.
Barulah tulisan itu disebut karya jurnalistik. Disamping mentaati kode etik
jurnalistik, wartawan juga harus menerapkan kode perilaku dalam menjalankan
tugas jurnalistik.

 

Pemberitaan
harus berimbang, apabila ada tudingan wajib dikonfirmasi (hak jawab),
menghargai hak narasumber dan jangan pernah menggiring pemberitaan apalagi
menyelipkan opini penulis di dalam pemberitaan atau tidak tendensius,”
papar Mustafa.

 

Mustafa
juga menyarankan agar semua wartawan harus berhimpun di wadah pers. Dimanapun
mereka harus bergabung pada organisasi pers. (WSZ/Red)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru