27.6 C
Madiun
Sabtu, Mei 2, 2026

Polemik Pengisian Perangkat Desa Dayakan, Peserta Lapor ke Kejari Ponorogo

PONOROGO, TEROPONGNUSA.COM – Proses pengisian perangkat Desa Dayakan, Kecamatan Badegan, dilanda polemik. Sejumlah peserta yang tidak lolos seleksi melaporkan dugaan kecurangan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo, pada Senin (15/12/2025).

Para pelapor menuntut agar proses seleksi diulang karena dinilai tidak transparan dan sarat kejanggalan. Salah satu peserta, Mukhammad Isnaini, mengungkapkan bahwa terdapat keanehan dalam hasil tes yang diumumkan panitia.

“Empat peserta nilainya sama,” ujarnya.

Isnaini juga menyoroti aspek penilaian khusus seperti praktik, wawancara, dan pengabdian yang tidak dijabarkan secara rinci.

“Nilai muncul secara keseluruhan, tidak dipaparkan satu per satu,” tambahnya.

Menanggapi laporan tersebut, Camat Badegan, Moh Mukhlas, menyatakan bahwa proses pengisian perangkat desa telah sesuai prosedur. Ia juga menyebut masa pengaduan telah berakhir pada Jumat (12/12/2025).

“Ya nanti kita akan konsultasikan dengan Dinas Pemdes,” kata Mukhlas saat dikonfirmasi.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa proses pengisian perangkat desa tetap berjalan sesuai tahapan.

Kasus ini menambah daftar panjang polemik pengisian perangkat desa di wilayah Ponorogo, yang kerap menuai sorotan publik terkait transparansi dan akuntabilitas proses seleksi.(DNY)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
22,800PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru