PONOROGO, TEROPONGNUSA.COM – Rutan Kelas IIB Ponorogo kembali menggelar pembinaan keagamaan Islam bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) guna memperkuat aspek spiritual dalam proses rehabilitasi mereka. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu pagi (21/5/2025) di Masjid Rutan Ponorogo dengan menghadirkan tiga pemateri dari Kementerian Agama Ponorogo.
Dalam sesi yang berlangsung selama satu jam, para WBP mendapatkan pembelajaran mendalam terkait keikhlasan, pentingnya tobat sebagai jalan kembali, serta harapan menuju kehidupan yang lebih baik.
Materi yang disampaikan oleh Ustadz Rosidin, Ustadz Mistahul Huda, dan Ustadz Imam Sukroni bertujuan untuk membangun pemahaman keagamaan yang lebih kuat di kalangan para warga binaan.
Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh peserta yang mengikuti dengan penuh perhatian. Di penghujung acara, sesi doa bersama digelar sebagai bentuk refleksi serta harapan agar mereka diberi kekuatan lahir batin dalam menjalani masa pidana sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah bebas.
Muhammad Rosidin, penanggung jawab kegiatan, menekankan bahwa pembinaan keagamaan harus dilakukan secara berkelanjutan untuk membantu WBP menjalani kehidupan yang lebih baik.
“Ini bukan sekadar rutinitas, tetapi upaya nyata dalam membekali mereka dengan nilai-nilai spiritual yang dapat menjadi pedoman setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Plt. Kepala Rutan Kelas IIB Ponorogo, Jumadi, juga menyatakan bahwa pembinaan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter warga binaan.
“Perubahan sejati berasal dari hati, dan melalui pendekatan spiritual, kami berupaya mendukung mereka agar menjadi individu yang lebih baik,” ungkapnya.
Rutan Kelas IIB Ponorogo berkomitmen untuk terus menghadirkan pembinaan keagamaan secara rutin dengan menggandeng berbagai tokoh agama serta lembaga terkait, demi menciptakan sistem pembinaan yang lebih holistik dan berkelanjutan.(Hum/Red)

