22.3 C
Madiun
Minggu, Juli 14, 2024

PT KAI Mulai Terapkan Sanksi bagi Penumpang yang Sengaja Melebihi Relasi

TEROPONGNUSA.COM | PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai menerapkan sanksi sejak 3 Agustus 2023 bagi penumpang KAI yang dengan sengaja melebihi relasi di tiketnya. Sanksi tersebut berupa denda hingga tidak diperkenankan naik kereta api untuk sementara waktu.

Menurut VP Public Relations PT KAI, Joni Martinus, hal tersebut dilakukan sebagai upaya dalam pencegahan pelanggaran atas penumpang KAI yang dapat menggangu kelancaran perjalanan kereta.

“Aturan ini KAI terapkan demi kenyamanan bersama dalam tertib menggunakan transportasi kereta api,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, untuk pencegahan atas pelanggaran itu akan dilakukan oleh kondektur melalui pengeras suara di dalam kereta api bahwa pelanggan wajib turun di stasiun tujuan sesuai dengan yang tertera di tiket.

Selain itu, apabila diperlukan kondektur juga melakukan pengecekan untuk memastikan kenyamanan pelanggan dalam kurun waktu tertentu yang meliputi kesesuaian identitas, tempat duduk, nama kereta api, nomor kereta api, tanggal dan relasi tiket penumpang sesuai manifest.

“Pengecekan tersebut dilakukan oleh kondektur melalui aplikasi Check Seat Passenger, sehingga dapat mengetahui identitas penumpang, tempat duduk, dan relasi tiket yang dibeli,” kata Joni.

Sementara itu jika mendapati penumpang yang dengan sengaja melebihi relasi, maka kondektur mengenakan sanksi denda uang tunai di kereta saat itu juga dan akan diturunkan pada stasiun kesempatan pertama.

Untuk dendanya yaitu 2 kali dari harga tiket parsial subkelas terendah sesuai dengan kelas pelayanan yang dimiliki penumpang KAI dari stasiun tujuan yang tertera pada tiketnya sampai dengan stasiun tempat penumpang diturunkan.

“Bagi penumpang yang dengan sengaja melebihi relasi dan tidak dapat membayar di atas kereta api, maka penumpang tersebut tetap diturunkan pada stasiun kesempatan pertama, serta akan dijemput oleh petugas stasiun,” terang Joni.

Kemudian petugas di stasiun akan mengantar penumpang tersebut ke loket untuk dilakukan pembayaran denda. KAI masih memberi waktu 1×24 jam sejak jadwal kedatangan KA tempat penumpang diturunkan untuk pembayaran denda.

Apabila dalam kurun 1×24 jam, penumpang tersebut tidak membayarkan dendanya, maka yang bersangkutan tidak diperkenankan naik kereta api sementara waktu selama 90 hari kalender.

Di sisi lain, bagi penumpang yang tercatat lebih dari 3 kali melakukan pelanggaran melebihi relasi dari yang tertera di tiket, maka yang bersangkutan tidak diperkenankan naik kereta api sementara waktu selama 180 hari kalender.

“Aturan baru ini sebagai bagian komitmen KAI dalam menyediakan layanan transportasi kereta api yang nyaman, aman, dan selamat,” tutup Joni.(NYR)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
21,900PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru