27.6 C
Madiun
Sabtu, Mei 2, 2026

Pemkab Ngawi dan PDAM Tirto Kertonegoro Tanam Ribuan Pohon di Lereng Lawu

NGAWI, TEROPONGNUSA.COM – Pemerintah Kabupaten Ngawi bersama PDAM Tirto Kertonegoro menggelar gerakan penghijauan di kawasan hutan lereng Gunung Lawu, tepatnya di jalur pendakian Wukir Bayi, Girimulyo, Kecamatan Jogorogo, pada Kamis (11/12). Aksi tanam pohon ini menjadi bagian dari peringatan HUT ke-45 PDAM Tirto Kertonegoro.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono memimpin langsung kegiatan tersebut, didampingi jajaran direksi PDAM, Perhutani, OPD terkait, komunitas pecinta lingkungan, dan warga setempat. Sebanyak 4.500 bibit pohon ditanam pada tahap awal, terdiri dari 1.000 batang aren, 1.200 batang nangka, dan 2.300 bibit mete. Selain itu, turut ditanam tanaman bernilai ekonomi seperti cengkeh, alpukat, durian, dan kopi sesuai regulasi pelestarian hutan.

“Langkah ini bukan hanya seremoni, tetapi bentuk nyata menjaga keseimbangan alam dan keberlanjutan sumber daya hayati di wilayah hulu,” tegas Bupati Ony.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, Perhutani, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian kawasan Gunung Lawu yang memiliki peran strategis sebagai wilayah tangkapan air. Menurutnya, penanaman pohon di wilayah ini dapat meningkatkan daya resap air, mencegah bencana, dan menjamin keberlangsungan sumber air bagi masyarakat.

Sebagai bentuk komitmen, Ony menyatakan akan memperkuat regulasi konservasi dengan menetapkan kawasan sekitar Lawu sebagai tanah hutan rakyat (tahura). Ia juga menegaskan larangan keras terhadap penebangan pohon di kawasan tersebut.

“Semua pihak wajib mengutamakan konservasi. Dilarang melakukan penebangan pohon hutan, apalagi kawasan ini akan ditetapkan sebagai tahura,” tegasnya.

Gerakan penghijauan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Muhtar, aktivis lingkungan dari Mitra Alam Ngawi, berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk turut menjaga kelestarian hutan Lawu.

“Kami berharap gerakan ini ditiru komunitas lain agar hutan Lawu semakin lestari,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga ekosistem hutan sebagai penyangga kehidupan dan sumber air bagi generasi mendatang.(Ir)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
22,800PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru