31.2 C
Madiun
Senin, April 27, 2026

Kompetensi, Jalan Hidup Agus Lawu di Dunia Jurnalistik

MAGETAN, TEROPONGNUSA.COM – Di tengah derasnya arus informasi dan semakin kompleksnya tantangan dunia jurnalistik, kompetensi menjadi kata kunci yang tak bisa ditawar. Wartawan dituntut bukan hanya cepat dalam menyampaikan berita, tetapi juga akurat, berintegritas, dan mampu menjaga kepercayaan publik.

Sehubungan dengan itu, bagi Agus Suyanto, atau yang akrab disapa Agus Lawu, profesi bukan sekadar label pekerjaan. Ia meyakini bahwa profesi sejati hanya bisa berdiri tegak bila ditopang oleh kompetensi.

“Profesi tanpa kompetensi hanyalah omong kosong. Tanpa kompetensi bisa merugikan diri sendiri, bahkan orang lain,” ujarnya.

Prinsip itu kini ia wujudkan dengan mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) jenjang Utama yang digelar oleh lembaga konstituen Dewan Pers di Solo, pada Minggu (26/4/2026).

Sebelumnya, ia telah mengantongi sertifikat jenjang Muda dan Madya, di mana setiap jenjang memiliki kurun waktu tertentu dan itu harus dilalui bagi setiap wartawan sebelum akhirnya sampai di tingkat teratas yakni Utama.

Langkah ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk komitmen untuk menjaga marwah profesi yang ia geluti. Baginya, wartawan bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga penjaga iklim jurnalistik yang sehat.

Meski perjalanan Agus Lawu kerap diwarnai kontroversi dan pandangan beragam dari sejumlah kalangan, ia memilih untuk tetap fokus.

“Yang terpenting adalah kompetensi. Itu fondasi agar dunia jurnalistik bisa tumbuh sehat,” tandas Agus.

Sikap teguh ini menunjukkan bahwa bagi Agus, tantangan bukanlah penghalang, melainkan bagian dari proses menuju profesionalisme.

Dengan motivasi yang kuat, Agus Lawu berharap uji kompetensi ini menjadi pijakan untuk semakin mengukuhkan dirinya sebagai wartawan yang tidak hanya berani, tetapi juga berkompeten.

Menurut Agus, uji kompetensi bukanlah beban, melainkan kesempatan untuk mengasah diri dan memastikan bahwa setiap wartawan memiliki standar yang sama dalam menyajikan informasi. Ia percaya, jika seluruh wartawan mengutamakan kompetensi, maka iklim jurnalistik Indonesia akan semakin sehat, profesional, dan dipercaya publik.

Agus juga ingin menularkan semangatnya kepada rekan-rekan sejawat. Ia mengajak sesama wartawan untuk menempatkan kompetensi sebagai prioritas utama dalam menjalankan profesi.

“Saya berharap teman-teman wartawan juga mengikuti uji kompetensi. Ini bukan hanya untuk pengakuan, tetapi untuk memperkuat integritas kita bersama,” tutupnya penuh keyakinan.(DR)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
22,800PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru