25.5 C
Madiun
Kamis, Agustus 27, 2026

Unik! Pasar Jenar Pagerukir Sajikan Nuansa Jadul Pakai Uang Kepeng

PONOROGO, TEROPONGNUSA.COM – Pasar Jenar, pasar tradisional dengan konsep unik yang menggunakan uang kepeng sebagai alat transaksi, kembali digelar di bawah kaki Bukit Cumbri, tepatnya di situs Watu Dukun, Desa Pagerukir, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, pada Minggu (21/12/2025).

Acara berlangsung sejak pukul 06.00 hingga 11.00 WIB dan menyedot perhatian masyarakat lokal maupun wisatawan. Bahkan ada beberapa penjual yang kehabisan dagangan sebelum waktunya.

Pengunjung yang ingin berbelanja di pasar ini harus menukarkan uang rupiah mereka dengan uang kepeng kepada panitia. Cara ini menjadi daya tarik tersendiri karena menghadirkan nuansa pasar tempo dulu yang otentik dan edukatif.

Beragam kuliner khas desa disajikan, mulai dari nasi tiwul, nasi jagung, soto ayam kampung, nasi pecel, hingga jajanan tradisional seperti gethuk, kicak, dan klepon. Minuman tradisional seperti dawet, parem, beras kencur, kopi, dan teh turut melengkapi pengalaman kuliner di pasar tersebut.

Penggagas acara, Erna Kristiani, menyampaikan bahwa Pasar Jenar telah berlangsung sebanyak empat kali dan rutin diadakan setiap Minggu Pahing dalam kalender Jawa. Ke depan, pihaknya berencana meningkatkan frekuensi penyelenggaraan menjadi dua kali dalam sebulan.

“Ini yang keempat kalinya setiap Minggu Pahing,” ujarnya.

Lebih dari sekadar pasar, Erna menjelaskan bahwa selain menghidupkan perekonomian warga, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengajak masyarakat mencintai dan menjaga kelestarian alam. Mengingat Desa Pagerukir berada di kawasan yang kaya akan sumber mata air, pelestarian lingkungan menjadi hal yang sangat penting.

“Di sini masyarakat bergantung pada sumber mata air, sehingga kita perlu menjaga kelestarian alam,” ungkapnya.

Erna juga berharap, jika pembangunan Monumen Reog di kawasan tersebut telah rampung dan mulai difungsikan, Pasar Jenar dapat menjadi destinasi wisata penyangga yang mendukung keberadaan monumen tersebut. Dengan demikian, kawasan Pagerukir tidak hanya menjadi pusat pelestarian budaya dan kuliner, tetapi juga bagian dari pengembangan pariwisata terpadu di Ponorogo.

Selain situs Watu Dukun yang menjadi lokasi utama acara, Desa Pagerukir juga memiliki destinasi wisata alam Bukit Cumbri. Tempat ini kerap dikunjungi wisatawan yang ingin menikmati panorama alam dari ketinggian, menjadikan kawasan ini sebagai salah satu tujuan wisata unggulan di Ponorogo.(DNY)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru