29.5 C
Madiun
Kamis, Februari 19, 2026

Debut Meriah, Smaga Run Fest 2025 Jadi Magnet Pecinta Lari Ponorogo

PONOROGO, TEROPONGNUSA.COM — OSIS SMAN 3 Ponorogo mencatat debut gemilang di ruang publik lewat penyelenggaraan Smaga Run Fest 2025, lomba lari sejauh 5 kilometer yang digelar pada Minggu (21/12). Meski baru pertama kali diadakan, ajang ini berhasil menarik lebih dari 800 peserta dari berbagai kalangan, menandai antusiasme tinggi masyarakat terhadap olahraga lari.

Smaga Run Fest berlangsung di tengah padatnya agenda lomba lari di Ponorogo. Pada hari yang sama, event serupa bertajuk Run Hub 2025 juga digelar. Namun, tingginya partisipasi dalam Smaga Run justru menegaskan bahwa olahraga lari kian mengakar sebagai gaya hidup warga Ponorogo.

Ketua OSIS SMAN 3 Ponorogo, Bintang Essa, menyatakan bahwa Smaga Run bukan sekadar ajang olahraga, melainkan ruang kolaborasi antara pelajar dan masyarakat.

“Ini event perdana OSIS Smaga. Alhamdulillah, antusias warga luar biasa. Harapannya, Smaga Run bisa menjadi agenda rutin tahunan,” ujarnya.

Bintang menambahkan, meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga lari menjadi latar belakang utama kegiatan ini. Selain aspek kesehatan, Smaga Run juga dikemas kompetitif dengan hadiah jutaan rupiah.

Pelepasan peserta dilakukan langsung oleh Plt. Bupati Ponorogo Lisdyarita, didampingi Kepala SMAN 3 Ponorogo, Dr. Sasmito Pribadi, S.Pd., M.Pd. Kehadiran pimpinan daerah tersebut dinilai sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap kreativitas generasi muda.

Rute lari dimulai dan berakhir di SMAN 3 Ponorogo, Jalan Raya Ponorogo–Pacitan. Peserta melintasi pertigaan Jenes, Jalan Ahmad Yani, Kumbokarno, Gajah Mada, Sudirman, perempatan Alun-alun Selatan, dan kembali melalui Jalan Gatot Subroto.

Kepala SMAN 3 Ponorogo, Sasmito Pribadi, menyebut Smaga Run sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual di luar kelas.

“Anak-anak belajar mengelola event secara nyata, membangun komunikasi lintas sektor, hingga mengambil keputusan di tengah dinamika lapangan. Ini pembelajaran karakter yang tidak mereka dapatkan hanya dari teori di kelas,” jelasnya.

Menurut Sasmito, Smaga Run merupakan bagian dari strategi sekolah dalam menumbuhkan kesadaran hidup sehat di tengah era digital. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini akan menjadi program jangka panjang sekaligus sarana regenerasi kepemimpinan siswa.

“Lari itu olahraga sederhana dan murah. Filosofinya jelas: ada perjuangan, keringat, dan garis finish yang harus dicapai. Nilai-nilai itulah yang ingin kami tanamkan,” tegasnya.

Dengan konsep yang matang, partisipasi tinggi, dan dukungan lintas sektor, Smaga Run Fest 2025 menjadi tonggak awal peran aktif pelajar dalam menghidupkan ruang publik melalui kegiatan positif.(DNY)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
22,800PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru