31.2 C
Madiun
Sabtu, April 13, 2024

Komisi D DPRD Gelar RDP dengan Dindik Sikapi Viralnya Sumbangan SMPN 1 Ponorogo

TEROPONGNUSA.COM | PONOROGO – Menyikapi pungutan yang terjadi di SMPN 1 Ponorogo, Komisi D DPRD Ponorogo menggekar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Pendidikan, Selasa (3/10/2023).

Ketua Komisi D DPRD Ponorogo, Pamuji, S.Pd, menjelaskan RDP tersebut dilakukan untuk mencari solusi terbaik sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan di Ponorogo. 

Menurut Pamuji, terkait surat edaran sumbangan yang viral di Masyarakat, pihak sekolah tidak dapat disalahkan. Mengingat Undang-Undang Pendidikan memperbolehkan sekolah untuk meminta sumbangan kepada wali murid sepanjang tidak memberatkan siswa dan orang tua atau wali murid. 

“Pada saat rapat itu sudah saya sampaikan terkait sumbangan itu, bagi wali murid yang tidak mampu silakan mengajukan keringanan,” ujarnya.

Di samping itu, jika memang tidak mampu dipersilakan mengajukan agar gratis. “Tadi kepala dinas pendidikan telah memberikan informasi bahwa akan melakukan kajian ulang,” sambungnya. 

Mengena besaran sumbangan pihaknya bakak melakukan koordinadi dengan Bupati maupun Kadindik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo, Nurhadi, mengatakan, pihaknya akan mengambil keputusan  setelah adanya kesepakatan dalam diskusi. 

“Kita akan melihat perkembangannya dulu, nanti bagaimana. Sementara yang sudah membayar, silakan anggaran bisa dipakai untuk apa saja,” sambungnya.

Sedangkan, lanjutnya, yang belum membayar sementara tidak perlu harus membayar. Tapi menunggu ada kepastian sumbangan yang akan diberikan regulasinya seperti apa.

Untuk informasi, viralnya pungutan SMPN 1 Ponorogo itu terjadi usai beredarnya rincian permintaan sumbangan yang nilainya mencapai Rp 500 juta yang dikhususkn bagi kelas VII.(DNY)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
21,600PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru