30.4 C
Madiun
Minggu, Maret 3, 2024

Program Berkelanjutan Jadi Pilihan Pemdes Driyorejo Berdayakan Masyarakatnya

TEROPONGNUSA.COM | MAGETAN – Program berkelanjutan menjadi pilihan Pemerintah Desa (Pemdes) Driyorejo, Kecamatan Nguntoronadi dalam upaya memberdayakan masyarakatnya.

Hal itu dapat dilihat dari adanya pasar hewan kambing yang telah diresmikan oleh Bupati Magetan, Suprawoto pada beberapa hari lalu.

Dengan adanya pasar itu diharapkan mampu mendongkrak perekonomian warga, baik pelaku UMKM maupun peternak kambing itu sendiri.

Sementara itu untuk mendukungnya, Pemdes Driyorejo juga telah menyiapkan program lain berupa pemberian bantuan sepasang kambing bagi warga melalui kelompok Rukun Tetangga (RT).



“Kami juga telah menyusun program lanjutan berupa pemberian bantuan sepasang kambing ke warga,” kata Yanto Prasetyo, Kepala Desa Driyorejo, Selasa (21/2/2023).

Dijelaskannya, program bantuan itu akan diwujudkan dalam bentuk hibah dengan mekanisme pembagiannya diserahkan kepada RT masing-masing.

“Rencananya kita berikan dalam bentuk hibah, nanti siapa saja yang menerima biar ditentukan kelompok masing-masing,” ujarnya.

Ke depan, jika kambing bantuan tersebut dapat berkembang banyak maka pasar hewan yang baru saja diresmikan dapat dimanfaatkan bersama.

“Jika kambing bantuan itu berkembang banyak, nanti saat menjual hasil ternaknya bisa memanfaatkan pasar hewan yang kita resmikan kemarin,” terangnya.

Tentunya selain dari bantuan, orientasi dibangunnya pasar hewan juga dilihat dari populasi kambing yang ada di Desa Driyorejo itu sendiri maupun daerah sekitar.

Menurutnya tidak sedikit masyarakat desanya dan daerah sekitar yang memiliki usaha ternak kambing. Belum lagi dengan adanya para pedagang hewan yang pastinya membutuhkan tempat penjualan.

Bahkan tidak hanya itu, program pendukung lainnya yakni wacana menciptakan kampung organik. Dimana limbah padi dan kambing akan dipadukan agar saling memberikan manfaat.

Adapun caranya yakni limbah padi akan diolah menjadi pakan kambing dan sebaliknya limbah kambing diolah menjadi pupuk organik.

“Dengan cara itu petani dan peternak bisa bekerjasama saling menguntungkan,” ujar Kades.

Meski demikian, keberadaan pasar hewan tidak serta merta diperuntukkan bagi warganya sendiri, melainkan juga diperbolehkan untuk orang luar daerah.

Sebab dirinya yakin, jika pengunjung banyak berdatangan ke desanya maka secara otomatis juga akan membawa dampak positif bagi daerahnya. Dengan begitu, ketika ingin meluncurkan program lanjutan lainnya tentu kemungkinan besar akan berhasil.(DNY)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
21,600PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru