MADIUN, TEROPONGNUSA.COM – Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Pemerintah Desa Kebonsari, Kecamatan Kebonsari, bersama Puskesmas Gantrung mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis berupa rontgen TBC di Kantor Desa Kebonsari, pada Jumat (21/8/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga kualitas hidup warga sekaligus mencegah penyebaran penyakit menular di wilayah Kabupaten Madiun.
Kepala Desa Kebonsari, Dyah Kurniati, S.Sos, menegaskan bahwa kesehatan warga adalah prioritas utama pemerintah desa.
“Kami ingin masyarakat merasa terlindungi dan mendapatkan akses kesehatan yang mudah. Dengan adanya layanan rontgen gratis ini, warga tidak perlu khawatir soal biaya, dan bisa lebih cepat mengetahui kondisi kesehatannya,” ujarnya.
Tenaga kesehatan dari Puskesmas Gantrung, Sofyan Janurianto, menambahkan bahwa target pemeriksaan kali ini minimal 100 warga. Menurutnya, angka tersebut penting untuk memastikan deteksi dini berjalan efektif.
“Dengan mobile rontgen ini, pemerintah bisa mendeteksi lebih awal kejadian TBC. Seandainya ditemukan, bisa segera diobati sehingga tidak terjadi penularan,” jelasnya.
Program mobile rontgen ini merupakan bagian dari inisiatif Pemkab Madiun melalui Dinas Kesehatan, yang kali ini dilaksanakan oleh Puskesmas Gantrung. Kehadiran mobile rontgen keliling tidak hanya memudahkan warga untuk melakukan pemeriksaan, tetapi juga menjadi sarana edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan paru-paru dan mencegah TBC.
Antusiasme warga terlihat jelas sejak pagi. Beberapa warga bahkan datang lebih awal agar bisa segera mendapatkan giliran pemeriksaan.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin. Selain pemeriksaan, tenaga kesehatan turut memberikan penyuluhan singkat mengenai gejala TBC, cara pencegahan, serta pentingnya menjaga pola hidup sehat.
Dengan adanya program ini, Desa Kebonsari menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan bebas TBC. Langkah sederhana namun berdampak besar ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Madiun untuk terus mengedepankan kesehatan warganya.(DR)

