26.3 C
Madiun
Kamis, Oktober 1, 2026

Jejak Perubahan Lardi: Membawa PUDAM Tirta Katong Tumbuh dan Berkembang

PONOROGO, TEROPONGNUSA.COM – Tiga belas tahun bukan waktu yang sebentar untuk membawa sebuah perusahaan melewati berbagai perubahan. Di Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Tirta Katong Ponorogo, rentang waktu itu menjadi bagian dari perjalanan Lardi dalam membangun dan mengembangkan perusahaan milik Pemerintah Kabupaten Ponorogo tersebut.

Salah satu jejak yang paling terlihat dari perkembangan aset perusahaan. Dari sekitar Rp13 miliar, aset PUDAM Tirta Katong kini disebut telah tumbuh menjadi sekitar Rp60 miliar. Perubahan itu menjadi salah satu catatan dalam perjalanan Lardi yang mengakhiri tugasnya pada Januari 2026 lalu.

Dalam acara purna tugas yang digelar di Aula PUDAM Tirta Katong Ponorogo, Rabu (30/9/2026), Plt Direktur PUDAM Tirta Katong, Gunardi, mengungkapkan apresiasinya terhadap perjalanan tersebut.

“Pak Lardi sudah membawa PUDAM menjadi luar biasa. Dari aset yang Rp13 miliar menjadi Rp60 miliar, itu sudah merupakan capaian yang berkali-kali lipat,” ungkap Gunardi.

Pertumbuhan perusahaan tidak hanya tercermin dari sisi aset. Pelayanan kepada masyarakat juga terus berkembang. Hingga akhir September 2026, PUDAM Tirta Katong tercatat memiliki 33.984 sambungan rumah (SR), dengan 25.475 sambungan di antaranya berstatus aktif.

Puluhan ribu sambungan tersebut dilayani oleh 89 orang yang terdiri dari 61 karyawan tetap, 14 tenaga kontrak, enam tenaga magang, dan delapan tenaga outsourcing.

Namun, perjalanan PUDAM belum selesai. Di balik pertumbuhan tersebut masih terbentang ruang yang cukup luas untuk memperluas akses pelayanan air bersih bagi masyarakat Ponorogo.

Gunardi menyebut cakupan pelayanan PUDAM saat ini masih berada di kisaran 8 persen dari masyarakat Ponorogo. Karena itu, penambahan pelanggan menjadi salah satu pekerjaan rumah yang perlu terus didorong.

“Harapan kami, ada campur tangan pemerintah daerah dalam pemenuhan penambahan sambungan baru untuk menambah jumlah pelanggan,” harapnya.

Bagi perusahaan daerah, bertambahnya pelanggan bukan sekadar memperluas jangkauan pelayanan. Pertumbuhan pelanggan juga berkaitan dengan penguatan pendapatan perusahaan sekaligus peluang meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

Jejak perubahan pada masa kepemimpinan Lardi juga menyentuh upaya pengembangan usaha. PUDAM Tirta Katong mulai merintis usaha air minum dalam kemasan (AMDK).

Rintisan tersebut kini masih berproses. Salah satu tahap yang tengah dilakukan adalah pengusulan lima nama yang nantinya akan diajukan untuk proses pendaftaran ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Langkah tersebut menjadi gambaran bahwa perusahaan daerah tidak hanya dituntut untuk menjaga pelayanan dasar kepada masyarakat, tetapi juga ditantang untuk terus mencari ruang pengembangan usaha.

Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita pun menekankan pentingnya keseimbangan antara fungsi pelayanan publik dan kemampuan perusahaan untuk tumbuh secara sehat.

Menurutnya, PUDAM memiliki peran penting dalam menyediakan pelayanan air bersih sekaligus membangun perusahaan yang sehat, menguntungkan, dan mampu memberikan kontribusi terhadap fiskal daerah.

“PUDAM Tirta Katong mengemban peran penting untuk memberikan pelayanan publik yang baik kepada masyarakat. Selain itu, menjadi perusahaan yang sehat, menguntungkan, serta mampu berkontribusi bagi fiskal daerah,” tegasnya.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap perubahan yang terjadi di tubuh PUDAM selama kepemimpinan Lardi. Menurutnya, pembangunan perusahaan harus berjalan beriringan dengan perhatian terhadap kesejahteraan karyawan.

“Pak Lardi sudah sangat luar biasa selama ini. Beliau bekerja benar-benar fokus, berusaha sekuat mungkin membangun bagaimana PUDAM bisa bangkit sampai menjadi perusahaan umum daerah,” pujinya.

Di tengah berbagai capaian, pekerjaan rumah PUDAM Tirta Katong masih cukup panjang. Kualitas pelayanan menjadi salah satu hal yang terus mendapat perhatian.

Lisdyarita meminta jajaran PUDAM merespon berbagai keluhan masyarakat dengan cepat, mulai dari air keruh, kebocoran jaringan, hingga aliran air yang tidak lancar.

“Keluhan-keluhan dari masyarakat itu tolong ditanggapi dengan cepat,” pintanya.

Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pertumbuhan perusahaan pada akhirnya harus bermuara pada kualitas pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sementara itu, Lardi berpesan agar berbagai perubahan yang telah dibangun selama masa kepemimpinannya tidak berhenti seiring berakhirnya masa tugas.

Menurutnya, PUDAM masih membutuhkan berbagai pembenahan dan harus terus menyesuaikan diri dengan tantangan yang akan datang.

“Perusahaan ini masih perlu banyak pembenahan. Perubahan ini silakan diterjemahkan,” ujarnya.

Tiga belas tahun kepemimpinan akhirnya menjadi bagian dari perjalanan panjang PUDAM Tirta Katong. Aset yang bertumbuh, jumlah pelanggan yang terus bertambah, hingga rintisan pengembangan usaha menjadi catatan dari sebuah proses perubahan.

Namun, perjalanan itu belum mencapai garis akhir. Tantangan memperluas cakupan pelayanan, menjaga kualitas air dan jaringan, menambah pelanggan, sekaligus membangun perusahaan yang sehat masih menanti untuk diteruskan oleh generasi berikutnya.(DR)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru