PONOROGO, TEROPONGNUSA.COM – Sebagai bagian dari komitmen dalam menjamin hak hukum bagi warga binaan, Rutan Kelas IIB Ponorogo secara rutin mengadakan sesi Konsultasi dan Bantuan Hukum Gratis setiap hari Jumat. Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi dengan Lembaga Bantuan Hukum Muhammadiyah (LBHM) Ponorogo.
Dalam sesi yang berlangsung pukul 09.00 hingga 11.00 WIB, sebanyak 10 warga binaan pria berkesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan para praktisi hukum dari LBHM. Konsultasi dilakukan secara personal dan humanis, memberikan ruang aman bagi mereka untuk mengutarakan persoalan hukum yang dihadapi.
Para ahli hukum yang hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini adalah Dr. Ucuk Agiyanto, S.H., M.Hum., serta Satrio Budi Nugroho, S.H. Mereka didampingi oleh dua paralegal, Bagas Doli Saputra, S.H. dan Rizqi Indarawati Liana P., yang turut memberikan pendampingan.
Menurut Dr. Ucuk Agiyanto, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang konsultasi hukum, tetapi juga berfungsi sebagai wujud nyata dalam upaya mendekatkan akses keadilan bagi kelompok yang sering kali terpinggirkan.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap warga binaan mendapatkan perlakuan yang adil dalam proses hukum yang mereka jalani. Hak untuk mengetahui, didampingi, dan diperlakukan dengan adil harus tetap terjaga. Konsultasi ini memberikan ruang bagi mereka untuk memahami proses hukum dengan lebih baik,” ujar Ucuk.
Plt. Kepala Rutan Kelas IIB Ponorogo, Jumadi, turut menyampaikan apresiasinya terhadap kerja sama yang telah terjalin dengan LBHM. Ia menekankan bahwa program ini tidak hanya berperan dalam aspek hukum, tetapi juga membawa manfaat psikologis bagi para warga binaan.
“Kegiatan ini membantu warga binaan merasa lebih dihargai dan tidak sendirian dalam menghadapi proses hukum. Ini merupakan bagian dari upaya pemasyarakatan yang bermartabat,” tutur Jumadi.
Program ini menjadi bagian dari pembinaan yang bertujuan untuk membekali warga binaan dengan pemahaman hukum yang lebih kuat, agar mereka lebih siap dan berdaya dalam menghadapi peradilan.
Rutan Ponorogo terus berkomitmen untuk memperluas kerja sama dengan berbagai lembaga hukum guna menciptakan sistem pemasyarakatan yang lebih inklusif, adil, dan manusiawi.(Hum/Red)

