28.9 C
Madiun
Senin, April 20, 2026

Rutan Ponorogo Wujudkan Kemandirian Warga Binaan Melalui Program Produktif

PONOROGO, TEROPONGNUSA.COM – Rutan Ponorogo terus berupaya mewujudkan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) melalui berbagai program produktif. Salah satu kegiatan yang menunjukkan hasil nyata dari pembinaan ini adalah panen hasil perkebunan yang digelar di area Branggang dan Bengkel Kerja Rutan Ponorogo, pada Jumat (16/5/2025).

Acara panen dimulai pukul 08.00 WIB dan dihadiri oleh Plt. Kepala Rutan Kelas IIB Ponorogo, Jumadi, beserta jajaran pejabat struktural dan staf rutan. Mereka bersama-sama memanen hasil pertanian yang telah dikelola oleh warga binaan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian.

Panen kali ini menghasilkan berbagai jenis sayuran, seperti terong, sawi, cabai, dan kangkung, yang ditanam dengan penuh dedikasi oleh WBP. Program ini tidak hanya memberikan aktivitas positif bagi warga binaan, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan bercocok tanam yang berguna di masa depan.

Menurut Jumadi, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Rutan Ponorogo dalam mendukung program pemerintah, termasuk Asta Cita Presiden Prabowo dan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Kami ingin memastikan pembinaan di Rutan ini memiliki dampak nyata dan berkelanjutan bagi warga binaan, sehingga mereka dapat memiliki keterampilan produktif yang bisa digunakan setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujar Jumadi.

Selain menjadi sarana pembelajaran, program perkebunan ini juga membantu membangun disiplin, kemandirian, serta etos kerja bagi para WBP. Mereka belajar mulai dari tahap pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga panen, sehingga memperoleh pengalaman yang tidak hanya teoritis tetapi juga praktis.

Hasil panen ini tidak hanya bermanfaat bagi warga binaan, tetapi juga dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dapur Rutan Ponorogo, sehingga para WBP dapat menikmati hasil usaha mereka sendiri dalam bentuk makanan sehat dan bergizi. Dengan langkah ini, Rutan Ponorogo mengoptimalkan sumber daya yang ada dan memastikan keberlanjutan manfaat dari program kemandirian tersebut.

Jumadi berharap keterampilan yang diperoleh warga binaan melalui program ini dapat menjadi bekal berharga setelah mereka menyelesaikan masa pidana. Dengan keahlian bertani yang telah mereka pelajari, diharapkan mereka dapat membuka usaha sendiri atau bekerja di sektor pertanian, sebagai bagian dari reintegrasi sosial yang positif.

Upaya ini mencerminkan komitmen Rutan Ponorogo dalam menghadirkan pembinaan yang bermakna dan memberdayakan, serta memberikan kontribusi nyata bagi kehidupan warga binaan setelah mereka bebas.(Hum/Red)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru