PONOROGO, TEROPONGNUSA.COM – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ponorogo terus memperkuat sinergi dengan instansi pemerintah dalam mendukung pengembangan program pembinaan yang produktif. Hal tersebut diwujudkan melalui silaturahmi Karutan Ponorogo bersama jajaran ke Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan) Kabupaten Ponorogo pada Senin (14/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Karutan Ponorogo M. Agung Nugroho bersama jajaran berdiskusi dengan pihak Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Ponorogo mengenai potensi kerja sama yang dapat dikembangkan di lingkungan Rutan Ponorogo, khususnya dalam bidang perikanan dan pemanfaatan lahan.
Pembahasan turut diarahkan pada pengembangan sektor perikanan sebagai salah satu kegiatan produktif yang dapat mendukung program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Melalui sinergi dengan dinas terkait, Rutan Ponorogo berupaya memperoleh dukungan pengetahuan dan pendampingan agar kegiatan perikanan dapat dikembangkan secara optimal dan berkelanjutan.
Selain itu, pemanfaatan lahan di lingkungan Rutan Ponorogo juga menjadi salah satu perhatian dalam pertemuan tersebut. Potensi lahan yang tersedia diharapkan dapat dikelola menjadi area produktif yang mendukung kegiatan pembinaan sekaligus memberikan keterampilan praktis bagi warga binaan.
Karutan Ponorogo M. Agung Nugroho menyampaikan bahwa sinergi dengan pemerintah daerah merupakan langkah penting dalam memperluas dukungan terhadap program pembinaan.
“Kami berharap melalui sinergi ini, potensi yang ada di Rutan Ponorogo dapat dikembangkan dengan lebih optimal sehingga memberikan manfaat bagi pelaksanaan pembinaan, khususnya dalam meningkatkan keterampilan dan kemandirian warga binaan,” ujarnya.
Melalui silaturahmi dan koordinasi tersebut, Rutan Ponorogo berkomitmen untuk terus membangun kolaborasi dengan berbagai instansi guna menghadirkan program pembinaan yang inovatif dan berkelanjutan. Sinergi dengan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Ponorogo diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mengoptimalkan potensi perikanan dan pemanfaatan lahan sekaligus memperkuat pelaksanaan pembinaan kemandirian bagi warga binaan.(Hum/Red)

