PONOROGO, TEROPONGNUSA.COM – Jejak Kangmas H. Moh. Komarudin, S.Ag., M.Si., Ketua PSHT Cabang Ponorogo Pusat Madiun, kembali menembus lintas negara. Setelah Taiwan dan Timor Leste, kali ini ia mengesahkan calon warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Cabang Khusus Mesir, Sabtu lalu (12/7/2026), tepat di jantung peradaban Islam, kampus Al Azhar.
Prosesi pengesahan berlangsung khidmat, diikuti mahasiswa Indonesia yang tengah menimba ilmu di Al Azhar. Komarudin hadir seorang diri sebagai Dewan Pengesah, memastikan setiap tahapan berjalan sesuai pakem organisasi.
“Ini pengalaman luar biasa, bisa bertemu adik-adik mahasiswa Indonesia yang menuntut ilmu di Al Azhar,” ujarnya setibanya di tanah air, Jumat (17/7/2026).
Misi di Mesir disebutnya paling berkesan, bukan hanya karena kedekatan emosional dengan Indonesia sebagai negara mayoritas Muslim, tetapi juga karena konteks para calon warga yang merupakan mahasiswa.
“Mereka bukan hanya belajar ilmu dunia, tapi juga membawa nilai-nilai budaya bangsa,” katanya.
Selain menjalankan tugas organisasi, Komarudin menunaikan ziarah ke makam Imam Syafi’i, mengunjungi Piramida, hingga berinteraksi dengan jamaah internasional di masjid yang antusias meminta berfoto bersama. Ia menilai kehidupan di Kairo relatif mirip dengan Indonesia, termasuk biaya hidup yang terjangkau.
Sebagai anggota DPRD Kabupaten Ponorogo, Komarudin berpesan agar generasi muda berani menimba ilmu ke luar negeri.
“Kalau ada kesempatan, terutama yang masih muda, belajarlah ke luar negeri. Kairo sangat cocok, suasananya mirip Indonesia,” ujarnya.
Pengalaman ini menegaskan PSHT bukan sekadar organisasi pencak silat, melainkan jembatan budaya yang memperkuat persaudaraan lintas negara. Dari Ponorogo, jejak Komarudin kini terpatri hingga Kairo.(Red)

