PONOROGO, TEROPONGNUSA.COM – SMPN 1 Sawoo, Ponorogo, tahun ajaran ini mengalami penurunan jumlah siswa baru. Dari pagu yang ditetapkan enam kelas, hanya empat kelas yang terisi. Meski demikian, pihak sekolah menilai kondisi ini masih dalam batas wajar.
Kepala SMPN 1 Sawoo, Susanto, menjelaskan bahwa berkurangnya minat orang tua menyekolahkan anak di sekolah umum menjadi salah satu faktor.
“Sekarang banyak orang tua yang memilih sekolah berbasis agama. Itu juga memengaruhi jumlah siswa di sekolah negeri,” ungkapnya, Rabu (1/7/2026).
Menurut Susanto, sebenarnya kekurangan ini terlihat menonjol karena pagu yang ditetapkan enam kelas. Padahal, jika sesuai usulan sekolah yaitu lima kelas, jumlah siswa yang masuk masih bisa dikatakan normal.
“Dengan kondisi sekarang, sekolah meluluskan 150 siswa. Jadi sebenarnya masih seimbang,” tambahnya.
Saat ini, jumlah murid yang sudah resmi terdaftar sebanyak 108 anak. Namun Susanto optimis angka tersebut akan bertambah seiring dibukanya pendaftaran offline.
“Ada kemungkinan bertambah, karena pendaftaran offline masih dibuka,” jelasnya.
Meski menghadapi tantangan jumlah siswa, pihak sekolah tetap berkomitmen menjaga mutu pendidikan. Guru dan tenaga kependidikan di SMPN 1 Sawoo terus berupaya memberikan layanan terbaik agar siswa merasa nyaman dan termotivasi.(DR)

