HONGKONG, TEROPONGNUSA.COM – Ratusan anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) bersama sejumlah perguruan pencak silat lain menggelar Halal Bihalal di Tegal Tundo Farm, Kam Sheung Road, Yuenlong Shuen, Hongkong. Acara yang berlangsung Minggu (16/4) itu diikuti oleh Pagar Nusa, IKSPI, dan Tunas Muda Winongo Madiun, serta jajaran pengurus PSHT Cabang Khusus Hongkong.
Kegiatan yang digelar di area terbuka bernuansa pedesaan ini menjadi ajang silaturahmi pasca Idul Fitri bagi para pekerja migran Indonesia. Suasana kekeluargaan terasa hangat dengan latar pegunungan yang menambah khidmat acara.
Puncak kegiatan ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Ketua Ranting PSHT N.T Yuenlong, Yatemo, yang kemudian menyerahkan potongan pertama kepada Ketua Cabang Khusus PSHT Hongkong, Mas Kamdi. Penyerahan tumpeng tersebut menjadi simbol syukur sekaligus penguat kebersamaan di tanah rantau.
“Di tanah rantau, rasa kekeluargaan justru terasa lebih kuat. Halal bihalal ini menjadi penguat solidaritas sesama PMI di Hongkong,” ujar Mas Kamdi.
Selain sambutan dan pemotongan tumpeng, acara juga diisi tausiah dari PCINU Hongkong serta pentas seni pencak silat. Penampilan siswa polos PSHT Yuenlong dan atraksi pelatih ranting memeriahkan panggung. Momen paling menarik adalah gerak pembukaan bersama dari PSHT, Pagar Nusa, IKSPI, dan Tunas Muda Winongo Madiun, yang menjadi simbol kerukunan antar perguruan.
Seorang anggota Pagar Nusa menyebut kegiatan ini sebagai bukti bahwa ego organisasi dapat disisihkan demi menjaga persatuan. “Kita sadar bahwa kita sama-sama WNI dan sama-sama berbudaya luhur. Acara seperti ini harus terus dilestarikan,” ujarnya.
Acara ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama, meneguhkan semangat persaudaraan lintas perguruan pencak silat di Hongkong. Halal Bihalal PSHT 2026 menjadi bukti bahwa nilai gotong royong dan persatuan tetap hidup di kalangan perantau Indonesia.(*)

