PONOROGO, TEROPONGNUSA.COM – Kasus pencurian pompa air kembali meresahkan warga Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo. Dalam sepekan terakhir, setidaknya sembilan pompa air milik warga di Desa Bancar dan Desa Bungkal dilaporkan hilang.
Di wilayah Bancar, empat pompa air raib, masing-masing milik Suyono, dua unit milik Suprih, serta satu milik Boiman. Sementara di Dukuh Dungulan, Desa Bungkal, lima pompa air milik Suprapti, Subakir, Boiman, Gurdi, dan Warni hilang dalam rentang waktu 19–25 Maret 2026. Semua pompa tersebut berada di lahan pertanian yang jauh dari rumah pemilik, sehingga rawan pencurian.
Polsek Bungkal saat ini tengah melakukan pendataan dan penyelidikan terkait hilangnya pompa air tersebut. Namun warga mengaku khawatir karena kasus serupa pernah marak tahun lalu tanpa ada pelaku yang berhasil ditangkap.
Sumanto Blantung, salah satu warga, mengingatkan bahwa kejadian ini bukan pertama kali terjadi.
“Sekitar setahun lalu pompa milik Parni dan Langgeng juga hilang, bahkan saya sendiri pernah kehilangan sepeda motor. Sayangnya pelakunya tidak pernah terungkap,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026).
Suyono, warga Bancar yang baru saja kehilangan pompa air, berharap polisi segera bertindak tegas.
“Kami berharap kepada pak Polisi agar bisa membantu kami menemukan pompa air dan menangkap pelaku pencurian yang meresahkan ini. Kalau tidak segera ditangkap, bisa jadi korban berikutnya akan bertambah,” tegasnya.
Kasus pencurian pompa air ini menambah daftar panjang keresahan warga Bungkal. Masyarakat kini menunggu langkah nyata aparat kepolisian untuk mengungkap pelaku dan mencegah kejadian serupa terulang.(DR)

