MAGETAN, TEROPONGNUSA.COM – Sejumlah pengendara di depan Mako Polres Magetan, Selasa (3/2/2026), merasa lega saat dihentikan petugas Satlantas. Bukannya ditilang, mereka justru mendapat bunga, coklat, hingga es krim sebagai bentuk apresiasi karena telah tertib berlalu lintas dalam sosialisasi Operasi Keselamatan Semeru 2026.
Operasi yang berlangsung 2–15 Februari 2026 ini bertujuan menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang Idul Fitri 1447 H. Dalam kegiatan sosialisasi, polisi tidak menakut-nakuti pengendara, melainkan mengedepankan pendekatan humanis dan edukatif.
Kasat Lantas Polres Magetan AKP Ade Andini, STK., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Semeru 2026 dilaksanakan dengan strategi preemtif dan preventif.
“Kami ingin masyarakat sadar bahwa tertib berlalu lintas bukan karena takut ditilang, tetapi demi keselamatan diri sendiri dan orang lain,” ujarnya.
Selain brosur edukasi, kehadiran maskot Si Polin dan Zebra juga menambah suasana ramah dalam kegiatan tersebut. Pengendara pun antusias menerima pesan keselamatan lalu lintas dengan cara yang menyenangkan.
Dalam operasi ini, Polres Magetan menetapkan 9 sasaran prioritas pelanggaran, mulai dari knalpot brong, kendaraan tidak laik jalan, hingga penggunaan sirine atau strobo pada kendaraan pribadi.
Dengan cara yang humanis, Polres Magetan berharap angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat ditekan, serta tercipta budaya tertib berlalu lintas yang aman dan nyaman bagi masyarakat.(DR)

