PONOROGO, TEROPONGNUSA.COM – Keluarga korban pembunuhan Nur Aini di Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, meyakini bahwa terduga pelaku berinisial A masih hidup meski polisi menduga ia sempat melarikan diri ke wilayah Gunungkidul.
Muhammad Gilang Satrio, adik dari terduga pelaku, menegaskan bahwa kakaknya tidak mungkin melakukan bunuh diri.
“Saya yakin kakak saya masih hidup. Dia tidak mungkin menjatuhkan diri ke laut,” ujarnya, Kamis (29/1/2026).
Menurut Gilang, A dikenal sebagai sosok yang cerdas dan memiliki kemampuan teknologi.
“Dia orangnya pandai, bisa otak-atik handphone dan jago main mobile legend,” tambahnya.
Hal senada disampaikan Darmin (55), mantan suami korban. Ia mengaku memiliki firasat kuat bahwa A masih hidup.
“Telinga saya pernah mendengung kencang, saya yakin dia masih hidup,” katanya.
Keduanya berharap agar A segera kembali dan mempertanggungjawabkan perbuatannya terkait kasus pembunuhan yang menimpa Nur Aini.
Sebelumnya, Polres Ponorogo telah mengidentifikasi A sebagai terduga pelaku. Keberadaannya diduga sempat terlacak di wilayah Gunungkidul, Yogyakarta. Polisi juga menemukan sebuah tas yang diduga milik A sebagai barang bukti.(DR)

