PONOROGO, TEROPONGNUSA.COM — Kegiatan tahunan Bumi Reog Berdzikir yang digelar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Ponorogo, Pusat Madiun, kembali menyedot perhatian publik. Pada pelaksanaan kelima yang berlangsung pada Minggu (28/12/2025), tercatat sekitar 120 ribu warga PSHT dari berbagai daerah di Indonesia memadati Ponorogo, mencatatkan lonjakan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Agenda yang memadukan nilai budaya dan religius ini menjadi magnet spiritual sekaligus ajang silaturahmi akbar bagi warga PSHT. Ribuan peserta tampak khusyuk mengikuti rangkaian dzikir bersama yang menjadi inti kegiatan, menciptakan suasana religius yang menyatu dengan kearifan lokal khas Bumi Reog.
Sejumlah tokoh nasional dan daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurrachman, Staf Khusus Menko PMK Irjen Pol. R. Ahmad Nurwahid, Asisten Deputi Olahraga Profesional Kemenpora Yusuf Suparman, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI Endah Budi Keryani, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, serta Plt. Bupati Ponorogo Lisdyarita. Hadir pula Ketua Umum dan Ketua Dewan PSHT Pusat pengurus.
Ketua PSHT Cabang Ponorogo, Moh. Komarudin, menegaskan bahwa Bumi Reog Berdzikir bukan sekadar seremoni, melainkan ruang untuk mempererat persaudaraan dan menjaga harmoni antara budaya dan agama.
“Kami berharap Bumi Reog Berdzikir membawa keberkahan bagi semua serta mampu mewujudkan sinergitas budaya dan religi dalam bingkai persaudaraan,” ujarnya.
Kegiatan ini pertama kali digelar pada 30 Desember 2017, dan sempat vakum selama tiga tahun akibat pandemi Covid-19. Setelah kembali digelar pada 2024, antusiasme peserta terus meningkat. Komarudin memastikan bahwa Bumi Reog Berdzikir akan kembali digelar pada 31 Desember 2026.
Dengan jumlah peserta yang terus meningkat, Bumi Reog Berdzikir kian mengukuhkan posisinya sebagai salah satu agenda budaya-religius terbesar di Indonesia.(DR)

