MADIUN, TEROPONGNUSA.COM — Andik Ekwan, seorang duda asal Madiun, Jawa Timur, menempuh perjalanan sejauh ratusan kilometer melintasi provinsi untuk bertemu dengan kenalan perempuannya yang dikenal melalui media sosial. Namun, sesampainya di lokasi, pertemuan yang dinanti tak pernah terjadi.
Andik (47), memulai perjalanan sejak pagi dengan mengendarai sepeda motor. Tujuannya adalah bertemu seorang janda yang telah ia kenal dan ajak berkomunikasi intens selama beberapa waktu melalui aplikasi pesan instan.
Tiba di tempat tujuan menjelang tengah malam, Andik mendapati seluruh penginapan penuh. Ia akhirnya memilih beristirahat di sebuah masjid setempat. Pagi harinya, ia mencoba menghubungi kenalannya melalui pesan WhatsApp, namun tidak mendapat respons.
“Saya tunggu sampai siang, tapi tidak ada balasan. Akhirnya saya putuskan pulang,” ujar Andik saat ditemui di Madiun, Rabu (17/12/2025).
Padahal menurut Andik, sebelum berangkat sudah melakukan komunikasi untuk memberitahu bahwa akan menemuinya. Namun setelah tiba di tujuan, kenalannya tersebut justru menghilang dengan tanpa merespon panggilan dan pesan singkatnya.
“Sebelum berangkat sudah saya beritahu dan dia mempersilakan. Namun setelah saya tiba di kampungnya dia tak menjawab whatsapp saya,” ungkapnya.
Perjalanan pulang ia tempuh dalam kondisi kecewa. Ia mengaku tidak menyesali usahanya, meski pertemuan yang diharapkan tidak terwujud.
“Saya hanya ingin punya teman hidup yang bisa diajak berbagi, bukan sekadar janji,” katanya.
Kisah ini menjadi potret dinamika relasi di era digital, di mana perkenalan lewat media sosial kerap menyimpan ketidakpastian. Meski demikian, Andik menyatakan tetap membuka hati untuk kesempatan baru di masa depan.(Red)

