PONOROGO, TEROPONGNUSA.COM – Puluhan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) perempuan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ponorogo mengikuti sosialisasi bertema “Journaling for Healing: Self Reflection and Actualization untuk Penyembuhan Psikis dan Resiliensi Moral”, Jumat (5/12), pukul 09.00 WIB di area kunjungan rutan.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh mahasiswa magang yang tengah menjalani praktik di Rutan Ponorogo. Dalam sosialisasi tersebut, para WBP diberikan pemahaman mengenai manfaat journaling atau menulis jurnal sebagai sarana untuk mengekspresikan perasaan, mengenali diri, serta mendukung proses penyembuhan mental secara positif.
Selain itu, peserta juga diajak memahami keterkaitan antara praktik journaling dengan nilai-nilai Pancasila, seperti rasa syukur, kejujuran terhadap diri sendiri, dan sikap saling memaafkan. Para WBP tampak antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung tertib tersebut.
Sebagai bagian dari sesi praktik, para peserta diminta menuliskan perasaan mereka serta membuat “janji untuk diri sendiri” sebagai bentuk komitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik selama menjalani masa pembinaan.
Kepala Rutan Ponorogo, M. Agung Nugroho, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang bertujuan meningkatkan kesehatan mental dan membangun resiliensi moral warga binaan.
“Kami terus mendukung kegiatan edukatif yang dapat membentuk pola pikir positif dan mendorong perubahan ke arah yang lebih baik,” ujarnya.
Program ini diharapkan mampu menjadi bekal penting bagi WBP perempuan dalam menghadapi tantangan selama masa tahanan dan setelah bebas nanti.(Hum/Red)

