MAGETAN, TEROPONGNUSA.COM — Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Peternakan dan Perikanan menggelar serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ke-189, pada Selasa (23/9/2025).
Kegiatan ini dipusatkan di Desa Getasanyar, Kecamatan Sidorejo, dan dihadiri oleh Wakil Bupati Magetan Suyatni, Kepala Disnakan Nur Haryani, serta akademisi dari universitas.
Dalam perayaan yang berlangsung meriah, masyarakat disuguhkan berbagai kegiatan edukatif dan pelayanan langsung, antara lain pembagian paket gizi untuk siswa-siswi SD setempat, bazar produk peternakan dan perikanan yang terbuka untuk umum, bedah kandang, sarasehan transfer embrio, vaksinasi PMK dan rabies gratis, pembagian bibit tanaman pakan ternak, serta penyerahan instalasi biogas kepada peternak.

Wakil Bupati Suyatni menegaskan pentingnya pendekatan berbasis ilmu pengetahuan dalam pengembangan sektor peternakan. Ia mengamati minimnya pemahaman peternak terhadap vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di masa lalu, yang sempat menjadi kendala serius.
“Dulu kita belum tahu harusnya vaksin PMK, ternyata bermasalah tidak ada vaksinnya. Karena sumberdaya peternak belum memahami itu,” ujar Suyatni.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, Nur Haryani, menyampaikan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sektor peternakan dan konsumsi produk hewani yang sehat.
Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk mendorong pemberdayaan potensi peternakan lokal sebagai bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan nasional.
“Kami ingin memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya asupan protein hewani dalam pola makan sehari-hari, guna mewujudkan generasi bangsa yang sehat, cerdas, dan tangguh,” ujar Nur Haryani.
Usai seremoni, Wabup bersama rombongan melakukan kunjungan ke peternak sapi perah di wilayah tersebut. Dalam dialog langsung, ia mendengarkan aspirasi peternak dan meninjau instalasi reaktor biogas yang memanfaatkan limbah kotoran sapi sebagai sumber energi alternatif.
Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang berlangsung sepanjang Agustus hingga September 2025 dengan tema “Ternak Sehat, Peternak Sejahtera, Indonesia Maju”. Momentum ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan peternak, dan mendorong inovasi berkelanjutan di sektor peternakan.(DNY)

