MAGETAN, TEROPONGNUSA.COM – SMPN 1 Nguntoronadi kembali menggelar inspeksi kedisiplinan bagi siswanya, khususnya terkait kerapihan rambut. Namun bukan dengan sanksi, melainkan mengambil langkah inovatif dengan menggandeng barbershop agar para siswa tetap tampil rapi sesuai aturan sekolah.
Kepala SMPN 1 Nguntoronadi, Supardi, menuturkan bahwa inspeksi ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tiga bulan sekali. Dalam sidak kali ini, sekolah menemukan sejumlah siswa dengan berbagai model rambut yang tidak sesuai, bahkan beberapa di antaranya sengaja dicat.
“Usai liburan kemarin, kita dapati ada siswa memiliki rambut dengan model yang kurang sesuai sebagai seorang pelajar. Oleh karena itu, kita melakukan tindakan ini agar mereka kembali tampil rapi dan sesuai dengan aturan sekolah,” ujar Supardi, pada Selasa (6/5/2025).
Inspeksi yang berlangsung selama dua hari tersebut didapati 128 siswa yang terkena sidak. Langkah ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya berpenampilan sesuai dengan etika sekolah tanpa harus merasa terpaksa.
“Dengan bekerja sama dengan barbershop, kami ingin agar siswa tetap merasa nyaman. Jadi, tidak asal mencukur, tetapi tetap memperhatikan estetika agar mereka tetap percaya diri,” tambahnya.
Dengan adanya program ini, pihak sekolah berharap dapat terus meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga penampilan sebagai bagian dari karakter disiplin mereka.(DNY)

