TULUNGAGUNG, TEROPONGNUSA.COM – Upaya pemerintah menanggulangi kemiskinan ekstrem di Kabupaten Tulungagung terus berjalan, meskipun terdapat tantangan signifikan. Walaupun pada 2024 sempat diumumkan bahwa angka kemiskinan ekstrem mencapai nol persen, realitas menunjukkan masih ada warga yang masuk dalam kategori tersebut.
Salah satu langkah nyata ditunjukkan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Jatimulyo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung. Sejak tahun 2023 hingga kini, Pemdes Jatimulyo aktif memberikan bantuan sosial bagi warga yang tergolong dalam kemiskinan ekstrem. Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan secara bertahap menghapus kemiskinan ekstrem.
Kepala Desa Jatimulyo, Sugiyono, menyampaikan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Salah satu wujud nyata dari langkah tersebut adalah pemberian bantuan rutin kepada Pak Sarni, seorang warga yang tinggal seorang diri di Dusun Jabon RT 05/RW 04.
Bantuan yang diberikan berupa sembako, seperti beras, minyak goreng, gula, dan telur, dengan nilai total Rp 100.000.
“Bantuan ini didistribusikan setiap bulan pada minggu pertama dan bersumber dari dana desa (DD),” ujarnya.
Sugiyono berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar Pak Sarni dan menjadi penopang hidup sehari-hari.
“Dengan adanya bantuan sosial ini, kami berharap kesejahteraan masyarakat semakin meningkat, dan tidak ada lagi warga yang hidup dalam kemiskinan ekstrem,” pungkas Sugiyono.
Langkah seperti yang dilakukan Pemdes Jatimulyo ini menjadi contoh nyata keberlanjutan komitmen pemerintah desa dalam mengatasi tantangan kemiskinan ekstrem.(HARY)

