27.7 C
Madiun
Rabu, April 29, 2026

Guyon Maton Punokawan Warnai Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal Panekan

 

TEROPONGNUSA.COM
| MAGETAN
– Pementasan kesenian daerah ‘Guyon Maton Punokawan’ mewarnai sosisalisasi
Gempur Rokok Ilegal oleh Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Satuan Polisi
Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) di Lapangan Kecamatan
Panekan, Sabtu (15/10/2022) malam.

 

Pentas
yang mengangkat cerita tentang seputar rokok ilegal dan pencegahannya tersebut
dapat dikatakan berbeda dengan sosialisasi sebelumnya. Hal itu disampaikan Kepala
Bidang Penegakan Perundang-Undangan Daerah (Kabid Gakda) Satpol PP dan Damkar
Kabupaten Magetan, Gunendar.

 

“Malam
hari ini memang berbeda dengan tempat yang lain, jadi sosialisasinya dibuat
fragmen Punokawan yang menceritakan tentang rokok ilegal,” ujarnya.

 

Bahkan
salah satu pemain Punokawan tersebut dimainkan oleh Camat Panekan, Dicong
Maleleh, yang memerankan tokoh Petruk.

 

Dan seusai
pementasan Guyon Maton Punokawan, acara berlanjut dengan talkshow yang
menghadirkan beberapa narasumber di antaranya dari pihak Bea Cukai Madiun,
Kejaksaan Negeri Magetan, serta Polres Magetan.

 

Tidak
hanya pementasan tersebut saja, dalam gelaran sosialisasi di Kecamatan Panekan
kali ini juga diisi dengan serangkain kegiatan lain selama 3 hari
berturu-turut. Seperti karnaval hasil bumi, bazar UMKM, pagelaran reog,
ketoprak anak-anak, hiburan akustik dan dangdut, tari ganongan, hadroh dan tari
sufi, konvoi kendaraan jadul, penampilan polisi cilik, pembakaran miniatur rokok
ilegal, tarian jalak lawu serta campur sari.

 

Menurut
Camat Panekan, Dicong Maleleh, serangkain kegiatan tersebut dilakukan bertujuan
untuk meningkatkan perekonomian para pelaku UMKM dan pegiat seni.

 

“Bazar
UMKM tiga hari berturut-turut jadi bisa ikut membantu meningkatkan perekonomian
mereka. Kemudian dengan adanya acara seperti ini bisa menjadi dorongan semangat
para generasi muda di Panekan, bahwa di wilayah kita ini banyak sekali
potensi,” ungkap Dicong.

 

Hal itu
diungkapkan Dicong, mengingat masyarakat Magetan khususnya wilayah Kecamatan
Panekan dua tahun terpuruk karena pandemi.(DNY)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru