Teropongnusa.com,
Magetan – Acara Panen Raya yang digelar Himpunan Kerukunan Tani Indonesia
(HKTI) di Desa Karangmojo, Kecamatan Karangmojo ditolak Kepala Desa setempat.
Magetan – Acara Panen Raya yang digelar Himpunan Kerukunan Tani Indonesia
(HKTI) di Desa Karangmojo, Kecamatan Karangmojo ditolak Kepala Desa setempat.
Pasalnya, acara yang
digelar pada Kamis (01/03/2018) tersebut diduga bermuatan politik dengan
hadirnya salah satu Paslon Bupati Magetan.
digelar pada Kamis (01/03/2018) tersebut diduga bermuatan politik dengan
hadirnya salah satu Paslon Bupati Magetan.
Kepala Desa Karangmojo,
Nur Akhirul mengatakan, saat meminta ijin mengadakan acara di
desanya, HKTI tidak mengatakan ada rencana sama sekali mendatangkan Paslon
nomor urut 3 tersebut.
Nur Akhirul mengatakan, saat meminta ijin mengadakan acara di
desanya, HKTI tidak mengatakan ada rencana sama sekali mendatangkan Paslon
nomor urut 3 tersebut.
“Sebelumnya saya
sudah mewanti-wanti acara ini jangan sampai ada yang menunggangi, ini sudah
diluar kesepakatan saya dengan HKTI, “kata Nur Akhirul Kepala Desa Karangmojo.
sudah mewanti-wanti acara ini jangan sampai ada yang menunggangi, ini sudah
diluar kesepakatan saya dengan HKTI, “kata Nur Akhirul Kepala Desa Karangmojo.
![]() |
| Nur Akhirul |
Nur Akhirul
menambahkan, kalau sebelumnya menyebutkan akan mendatangkan salah satu calon
Bupati/Wakil Bupati pasti saya tolak, tadi saja hampir saya bubarkan karena
tidak sesuai ijin.
menambahkan, kalau sebelumnya menyebutkan akan mendatangkan salah satu calon
Bupati/Wakil Bupati pasti saya tolak, tadi saja hampir saya bubarkan karena
tidak sesuai ijin.
Hal senada juga
dikatakan salah satu anggota HKTI Kabupaten Magetan, Wahyudi, bahwa pihaknya
merasa tidak mengundang secara resmi salah satu Paslon Bupati tersebut di acara
Panen Raya. “Saya juga tidak tahu, pihak kami juga tidak mengundangnya,” terang
Wahyudi.
dikatakan salah satu anggota HKTI Kabupaten Magetan, Wahyudi, bahwa pihaknya
merasa tidak mengundang secara resmi salah satu Paslon Bupati tersebut di acara
Panen Raya. “Saya juga tidak tahu, pihak kami juga tidak mengundangnya,” terang
Wahyudi.
Sementara itu di
tempat yang sama, salah satu Paslon Bupati Magetan Suprawoto menyangkal terkait
undangan yang dipermasalahkan tersebut. Dia mengatakan datang di acara Panen
Raya sebagai anggota HKTI selaku penasehat yang tidak harus dengan undangan. “Saya
tidak diundang, disinikan saya sebagai anggota HKTI dan saya selaku penasehat,”
ungkapnya.
tempat yang sama, salah satu Paslon Bupati Magetan Suprawoto menyangkal terkait
undangan yang dipermasalahkan tersebut. Dia mengatakan datang di acara Panen
Raya sebagai anggota HKTI selaku penasehat yang tidak harus dengan undangan. “Saya
tidak diundang, disinikan saya sebagai anggota HKTI dan saya selaku penasehat,”
ungkapnya.




