32.5 C
Madiun
Jumat, April 24, 2026

Bentrok Warga Wadas dengan Petugas, Aparat Tangkap Lebih dari 11 Orang

 

TEROPONGNUSA.COM | PURWOREJO – Sedikitnya 11 orang ditangkap oleh
aparat kepolisian dan sedikitnya 9 orang luka-luka terkait ratusan warga Desa
Wadas Kecamatan Bener Kabupaten Puworejo yang bentrok dengan aparat kepolisian
Resor Purworejo, Jumat (23/4/2021).

 

Petugas
Polres Purworejo bersama TNI Kodim 0708 hendak membersihkan material pohon dan
ranting serta batu yang melintang dan menghadang di jalan raya.  Namun warga yang menolak tanah Desa Wadas,
yang akan diambil batu untuk material pembangunan Bendungan Bener, menutup
jalan menggunakan material pohon dan ban bekas, sebagai wujud penolakan
dilakukannya sosialisasi dalam rangka inventarisasi dan identifikasi bidang
tanah di Balai Desa Wadas.

 

Karena
blokade tersebut, sosialisasi pindah ke aula kantor Kecamatan Bener. Warga yang
mendapat undangan sosialisasi dijemput dan diantar oleh petugas Polres
Purworejo.

 

“Kami
mendapat laporan jika terjadi penutupan jalan di Desa Wadas, maka kami bersama
petugas kepolisian dibantu Brimob Kutoarjo dan anggota Kodim 0708 datang ke
lokasi untuk membuka jalan itu,” ungkap Kapolres Purworejo, AKBP Rizal Marito.

 

Rizal
mengatakan jalan yang ditutup oleh warga merupakan jalan umum dan jalan
Kabupaten yang melintasi Desa Wadas, maka petugas harus membuka akses jalan itu
bagi kepentingan umum.

 

“Ini jalan
kabupaten, tidak boleh kelompok masyarakat tertentu kemudian menguasainya dan
melarang orang lain untuk melintas. Ini sama saja dengan mengganggu ketertiban
umum sehingga harus ditertibkan,” tegasnya.

 

Kapolres
mengaku telah melakukan himbauan berkali-kali kepada warga, namun warga tidak
mengindahkan peringatan. Warga yang tergabung dalam organisasi Gempadewa dan
Wadon Wadas tetap bertahan dengan duduk menghadang petugas maka dengan terpaksa
blokade jalan dibuka.

 

Bentrok
terjadi saat pembubaran blokade. Ada yang melempari petugas dengan batu
sehingga petugas menembakan gas air mata dan menangkap orang yang terindikasi
sebagai provokator.

 

“Kami
bersama pak Wakapolres telah menghimbau berulang kali dan ini saya yakin ada
yang memprovokasi, setelah kami cek mereka tidak kenal satu sama yang lainya.
Dan itu merupakan orang luar bahkan bukan orang Purworejo yang sengaja akan
mengganggu keamanan di Purworejo ini,” pungkas Rizal.

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru