26.6 C
Madiun
Jumat, Mei 1, 2026

Bakti Sosial Kampung Topeng, Mahasiswa UB dan Nurul Hayat Wujudkan Kepedulian Nyata

MALANG, TEROPONGNUSA.COM – Sebanyak 40 paket sembako disalurkan kepada masyarakat kurang mampu di Kampung Topeng, Malang, dalam kegiatan bakti sosial hasil kolaborasi antara mahasiswa Universitas Brawijaya yang tergabung dalam program Kementerian Brawijaya Mengajar dan lembaga sosial Nurul Hayat. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja bertajuk Literasa 2025, yang berfokus pada pengabdian langsung kepada masyarakat marginal.

Ketua panitia kegiatan, Annisa Noor Mutiazulfa, menyatakan bahwa aksi sosial ini tidak hanya bertujuan meringankan beban ekonomi warga, tetapi juga menjadi wujud komitmen mahasiswa dalam mendukung berbagai aspek kehidupan masyarakat.

“Kolaborasi bakti sosial ini adalah bentuk kepedulian terhadap sesama, sekaligus komitmen Nurul Hayat Malang bersama mahasiswa Universitas Brawijaya dalam mendukung masyarakat di berbagai aspek kehidupan,” ujarnya, Senin (27/10/2025).

Selain pembagian sembako, kegiatan juga mencakup pelatihan kewirausahaan bagi para orang tua warga Kampung Topeng. Mereka diperkenalkan pada usaha mikro ecoprint oleh GriyaMadukara, serta mendapatkan arahan langsung dari pihak BUMN Kabupaten Malang mengenai langkah awal memulai usaha.

Untuk anak-anak, mahasiswa menyediakan media pembelajaran non-formal yang mengasah bakat seni seperti bernyanyi, menari, dan berlatih drama. Di penghujung acara, anak-anak menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam kegiatan literasi dan seni selama lima pekan terakhir. Penampilan musik, drama, dan tarian menjadi penutup yang menyentuh, menandai keberhasilan program dalam menumbuhkan semangat berkarya di kalangan generasi muda.

Warga penerima manfaat mengaku sangat terbantu dengan kegiatan ini. Selain bantuan ekonomi, mereka merasa lebih sadar akan pentingnya pendidikan bagi anak-anak. Harapan pun disampaikan agar kegiatan serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang.

Program Literasa 2025 diharapkan tidak berhenti di Kampung Topeng. Kementerian Brawijaya Mengajar menargetkan perluasan ke berbagai wilayah untuk menyalakan semangat literasi dan kreativitas di hati setiap anak Indonesia.(Red)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru