TEROPONGNUSA.COM | PONOROGO – Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1445 Hijriah di Desa Coper, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo berjalan meriah dan ramai, Kamis (28/9/2023).
Betapa tidak, selain menggelar selamatan 1000 lebih ambeng naluri di masjid Al-Ishaq desa setempat, acara kali ini juga diwarnai dengan berebut tumpeng hasil bumi hingga menebar uang koin serta lomba panjat pinang.
Terang saja, semua acara tersebut membuat halaman masjid Al-Ishaq dipenuhi ribuan warga, baik anak-anak maupun orang dewasa. Terlebih saat berebut tumpeng hasil bumi maupun uang koin.
Kepala Desa Coper, Damanhuri, menjelaskan, sejarah uang koin tersebut saat zaman leluhurnya dijadikan alat untuk memancing jamaah masjid yang tidak memakai sandal agar mencuci kaki sebelum masuk masjid.

“Ceritanya mbah saya dulu, banyak jamaah yang tidak pakai sandal itu disuruh mencuci kaki di kolam depan serambi tidak mau. Akhirnya muncul ide, bagaimana kalau di kolam itu disebar uang koin. Dan ternyata setelah disebar koin, para jamaah mau mencuci kakinya,” terang Kades Damanhuri.
Ia berharap, ke depan acara ini semakin meriah dan membudaya. “Kami berharap acar ini setiap tahun semakin meriah dan membudaya,” ungkapnya.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Sekretariat Daerah, Kabupaten Ponorogo, Bambang Suhendro, yang turut hadir mewakili Bupati mengatakan, ikut dukungan terselenggaranya acara ini. Menurutnya acara seperti kali ini perlu dilestarikan dan terus ditingkatkan di masa mendatang.
“Acara ini sebaiknya diuri-uri dan ditingkatkan hingga menggema di seluruh tanah air. Marilah kita bersama sama meneladani Rosululloh, dan syukur-syukur kita cerminkan di kehidupan sehari hari,” ujarnya.
Untuk diketahui, peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1445 Hijriah seperti kali ini telah rutin dilaksanakan di Desa Coper. Dan dari tahun ke tahun animo masyarakat untuk megikuti acara tidak mengalami penurunan.(DNY)

