MAGETAN, TEROPONGNUSA.COM – Setelah lama mengalami kevakuman, Pasar Desa Kenongomulyo, yang lebih akrab disebut Pasar Turi, kini kembali hidup dan menjadi pusat kegiatan ekonomi bagi warga setempat. Sejak diaktifkan kembali pada tahun 2022, geliat ekonomi di pasar ini semakin terlihat dengan hadirnya para pedagang yang antusias menawarkan dagangan mereka.
Budi, salah satu pedagang yang sudah lama berjualan di Pasar Turi, mengungkapkan rasa syukurnya atas kebangkitan pasar ini.
“Alhamdulillah, dengan dibukanya kembali Pasar Turi, saya bisa meningkatkan omset usaha saya. Lokasinya yang strategis sangat membantu dalam menarik lebih banyak pembeli,” ujarnya penuh semangat.
Tak hanya pedagang, para pembeli pun merasakan manfaatnya. Susi, seorang warga Desa Kenongomulyo, berharap pasar ini terus berkembang dan menyediakan lebih banyak produk.
“Harapan saya, Pasar Turi dapat menjual lebih banyak barang kebutuhan sehari-hari, sehingga kami tidak perlu jauh-jauh ke kota untuk berbelanja,” tuturnya, Selasa (27/5/2025).
Pasar Turi bukan sekadar tempat transaksi jual beli, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan ekonomi lokal. Dengan sejarah panjang sebagai pusat perdagangan masyarakat, kini pasar ini kembali menjadi destinasi belanja yang menarik. Diharapkan, revitalisasi Pasar Turi dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan warga dan memperkuat perekonomian desa.
Seiring dengan meningkatnya aktivitas di Pasar Turi, dukungan dari pemerintah desa dan masyarakat menjadi kunci keberlanjutan pasar ini. Semoga dengan kerja sama yang baik, Pasar Turi dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi semua pihak.
Reporter: Dani Haryadi | Editor: Redaksi-DR

