28.3 C
Madiun
Selasa, April 21, 2026

Puncak HBP ke-61 di Rutan Ponorogo Meriah dengan Kolaborasi Budaya dan Apresiasi Warga Binaan

PONOROGO, TEROPONGNUSA.COM – Puncak peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-61 di Rutan Kelas IIB Ponorogo berlangsung semarak, pada Selasa (20/5/2025). 

Bertempat di lapangan utama, acara ini menjadi penutup dari serangkaian kegiatan yang telah digelar sebelumnya. Momentum spesial ini diisi dengan penyerahan hadiah Liga HBP serta pertunjukan seni Reyog bertajuk “Sardulo Condrodimuko”, sebuah kolaborasi istimewa antara pegawai dan warga binaan.

Acara resmi dibuka oleh Plt. Kepala Rutan Ponorogo, Jumadi, yang menekankan bahwa peringatan HBP bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan wujud nyata dari komitmen pembinaan menyeluruh—baik dari sisi fisik, mental, maupun kultural.

“Hari Bhakti Pemasyarakatan ini bukan hanya momen refleksi, tetapi juga bentuk apresiasi. Kami ingin menunjukkan bahwa pembinaan di Rutan Ponorogo mampu memberikan dampak nyata, termasuk dalam hal kreativitas dan budaya,” ujar Jumadi dalam sambutannya.  

Momentum penghargaan menjadi salah satu highlight acara, dengan diumumkannya para juara Liga HBP Rutan Ponorogo Tahun 2025 yang telah berlangsung selama beberapa minggu sebelumnya. Kompetisi ini melombakan berbagai cabang, seperti futsal, voli, catur, karaoke, serta kebersihan kamar.  

Dalam cabang futsal, Kamar C berhasil keluar sebagai Juara I, diikuti Kamar D di posisi kedua dan Kamar B di posisi ketiga. Untuk voli, tim Tamping Crew meraih gelar juara pertama, sementara Blok B dan Blok C masing-masing mendapatkan posisi Juara II dan III.  

Di kategori catur, AS dari Kamar D4 tampil sebagai pemenang utama, dengan TZ dari Kamar C3 meraih Juara II dan NN dari Kamar E1 menempati posisi Juara III. Sementara itu, dalam lomba karaoke, RS dari Kamar D5 sukses menjadi Juara I, diikuti ASA dari Kamar B2 sebagai Juara II, dan NN dari Kamar E1 yang kembali membawa pulang Juara III.  

Kategori kebersihan kamar juga mendapat perhatian khusus, dengan Kamar D6 dinobatkan sebagai kamar terbersih dan meraih Juara I, sementara Kamar E1 dan B1 masing-masing mendapatkan Juara II dan III.  

Para pemenang menerima penghargaan langsung dari Plt. Kepala Rutan beserta jajaran struktural, disambut dengan sorak tepuk tangan meriah dari seluruh warga binaan dan pegawai yang hadir. Suasana penuh kebersamaan ini semakin hidup dengan penampilan seni Reyog “Sardulo Condrodimuko”, yang menampilkan perpaduan antara pegawai dan warga binaan dalam sajian tari, gamelan, serta barongan yang autentik dan enerjik.  

Pertunjukan Reyog ini menjadi bukti bahwa pembinaan seni dan budaya di pemasyarakatan mampu berjalan seiring dengan pembentukan karakter dan peningkatan spiritual warga binaan. Latihan intensif selama beberapa minggu berbuah manis dalam sebuah pagelaran yang memukau seluruh hadirin.  

“Kami ingin menunjukkan bahwa pemasyarakatan bukan hanya soal aturan dan kedisiplinan, tetapi juga tentang memberikan ruang untuk berkreasi dan berekspresi. Seni Reyog adalah identitas Ponorogo, dan hari ini kita mempersembahkannya bersama,” kata Jumadi menutup acara.  

Semangat Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-61 terus menjadi pendorong bagi Rutan Ponorogo untuk menghadirkan pembinaan yang humanis dan kreatif. Dengan pendekatan yang lebih inklusif, pemasyarakatan di Ponorogo tidak hanya menjadi sistem yang mengatur, tetapi juga proses pemanusiaan yang menghadirkan harapan bagi warga binaan.(Hum/Red)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru