29.5 C
Madiun
Kamis, Februari 19, 2026

Sinergi Budaya dan Pembinaan, Apresiasi Dinas Pariwisata dan Kemenparekraf untuk Rutan Ponorogo

PONOROGO, TEROPONGNUSA.COM – Puncak peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-61 di Rutan Kelas IIB Ponorogo menjadi momen istimewa yang tidak hanya berpusat pada apresiasi internal, tetapi juga mendapatkan perhatian dari pihak eksternal.

Acara yang digelar di Lapangan Rutan Ponorogo pada Selasa (20/5/2025) ini dihadiri dua tokoh penting di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif, yaitu:

– Tini Fifiyantini, Kepala Bidang Pemasaran dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Ponorogo

– Afifah, perwakilan tim auditor dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

Kedua tamu kehormatan tersebut menyaksikan secara langsung perpaduan budaya dalam penampilan Reyog Ponorogo bertajuk Sardulo Condrodimuko, hasil kolaborasi warga binaan dan petugas Rutan.

Dalam sambutannya, Tini Fifiyantini mengapresiasi konsep pembinaan yang mengangkat kearifan lokal sebagai wadah pemberdayaan warga binaan. 

“Kami sangat mendukung inisiatif Rutan Ponorogo dalam mengembangkan pembinaan berbasis budaya daerah. Ini bukan sekadar pelestarian budaya, tetapi juga bentuk pemberdayaan manusia. Penampilan Reyog tadi sungguh mengesankan,” ujarnya.

Sementara itu, Afifah dari Kemenparekraf menyoroti bagaimana seni Reyog berperan dalam transformasi karakter dan sosial bagi warga binaan.

“Dari perspektif ekonomi kreatif, ini adalah contoh nyata bagaimana seni dan budaya dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan. Potensinya sangat besar dan perlu terus dikembangkan,” katanya.

Kehadiran dua perwakilan penting ini tak hanya memberikan motivasi bagi jajaran Rutan Ponorogo, tetapi juga membuka peluang kerja sama lintas instansi guna menciptakan program pembinaan inovatif, humanis, dan berbasis budaya lokal.

Plt. Kepala Rutan Ponorogo, Jumadi, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian dari Dinas Pariwisata dan Kemenparekraf. Ini menjadi dorongan besar bagi kami untuk terus menyempurnakan pembinaan yang ada serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak,” ungkapnya.

Dengan semangat sinergi ini, Rutan Ponorogo semakin menegaskan komitmennya untuk mewujudkan pembinaan yang tidak hanya menjunjung tinggi ketertiban dan keamanan, tetapi juga mendorong warga binaan menjadi individu yang lebih mandiri dan siap kembali ke masyarakat.(Hum/Red)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
22,800PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru