29.4 C
Madiun
Kamis, Juni 4, 2026

Pelatihan Roti dan Kue di Rutan Ponorogo, Warga Binaan Semakin Terampil, Plt. Kepala Rutan Tinjau Langsung Kegiatan

PONOROGO, TEROPONGNUSA.COM — Rutan Kelas IIB Ponorogo terus menunjukkan komitmennya dalam membina kemandirian warga binaan melalui program pelatihan pembuatan roti dan kue. Memasuki hari ketujuh, pelatihan yang berlangsung di Aula Rutan berjalan lancar dengan peningkatan keterampilan yang semakin terlihat.

Sebanyak 15 warga binaan yang terdiri dari 8 laki-laki dan 7 perempuan terlibat aktif dalam pelatihan ini. Di bawah bimbingan instruktur dari Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Ponorogo, Ibu Widya, peserta belajar teknik pembuatan roti manis dengan variasi isian serta penggunaan alat pemanggangan skala rumahan.

Yang istimewa, Plt. Kepala Rutan Kelas IIB Ponorogo, Jumadi, turut hadir untuk meninjau jalannya pelatihan dan memberikan dukungan langsung kepada peserta serta tim instruktur.

“Program pelatihan seperti ini penting dalam proses pembinaan. Kami berharap warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga mendapatkan bekal keterampilan untuk kembali produktif di masyarakat,” ujar Jumadi.

Sementara itu, Ibu Widya mengapresiasi semangat para peserta, yang dinilai cepat memahami instruksi dan mulai berani berkreasi dengan bentuk serta rasa olahan mereka.

“Peserta di sini sangat responsif. Mereka menunjukkan progres luar biasa, dan ini bisa menjadi modal besar untuk membuka usaha sendiri nanti,” ungkapnya.

Salah satu peserta, SL, warga binaan perempuan, mengaku pelatihan ini memberikan harapan baru baginya.

“Dulu saya tidak pernah berpikir bisa bikin roti atau kue. Sekarang saya sudah bisa buat sendiri. Setelah bebas nanti, saya ingin membuka usaha kecil-kecilan di rumah,” ujarnya penuh semangat.

Kegiatan hari ketujuh ini berlangsung aman dan penuh antusiasme. Dokumentasi pelatihan telah disiapkan sebagai bagian dari laporan resmi kepada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur.

Rutan Ponorogo berharap, melalui kerja sama dengan pihak eksternal seperti BLK, program pelatihan ini dapat diperluas ke bidang lain yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja. Dengan begitu, warga binaan yang telah selesai menjalani masa hukuman bisa kembali ke masyarakat dengan lebih siap, mandiri, dan berdaya saing.

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
22,800PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru