30 C
Madiun
Rabu, April 22, 2026

Dirjenpas Peduli Warga Binaan, Dorong Pembangunan Lapas Baru di Kutacane

ACEH TENGGARA, TEROPONGNUSA.COM – Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, mengunjungi Lapas Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara untuk melihat langsung situasi para warga binaan, Selasa (11/3/2025). 

Dalam kunjungan tersebut, ia mengajak seluruh pihak terkait untuk bersama-sama memperbaiki kondisi Lapas Kutacane. 

“Warga binaan adalah bagian dari kita, mereka adalah keluarga dan saudara kita,” ujar Mashudi dengan penuh empati di hadapan ratusan warga binaan.  

Mashudi mendengarkan keluhan langsung dari warga binaan dan berjanji untuk segera menindaklanjutinya. Ia mengajak semua pihak, termasuk Bupati Aceh Tenggara, para anggota dewan, dan stakeholder lainnya untuk mendukung perbaikan ini.  

Ajakan tersebut mendapat sambutan hangat dari Bupati Aceh Tenggara, Salim Fakhry, yang turut menyatakan kepeduliannya. Bupati bahkan telah menghibahkan lahan seluas 4,1 hektare untuk relokasi Lapas Kutacane demi kondisi yang lebih layak.

“Kondisi saat ini memprihatinkan, dengan kapasitas hunian untuk 100 orang yang terpaksa menampung 386 orang. Angka ini jauh melebihi batas wajar dan menjadi perhatian kita bersama,” tutur Mashudi.  

Surat hibah tanah resmi diserahkan langsung oleh Bupati kepada Mashudi. Dengan antusiasme tinggi, Mashudi menyambut baik dukungan ini dan berharap proses pembangunan dapat segera dimulai dengan sokongan dari Komisi 13 DPR RI yang turut hadir.  

Mashudi juga menawarkan pelatihan kerja bagi para warga binaan di Balai Latihan Kerja Nusakambangan yang diharapkan dapat menjadi basis ketahanan nasional.

“Kalian akan dilatih untuk memproduksi berbagai hasil peternakan, perikanan, dan usaha lainnya. Bahkan, sebagian dari hasil produksi akan ditabung hingga kalian bebas,” jelas Mashudi.  

Dirjenpas berkomitmen untuk terus mengoptimalkan langkah-langkah dalam mengatasi overkapasitas, baik melalui pembangunan lapas baru, redistribusi warga binaan, maupun pemberian hak pembebasan bersyarat. Ia juga mengharapkan agar pengguna narkotika bisa difokuskan pada rehabilitasi alih-alih pemenjaraan.  

Mashudi berjanji untuk tetap meningkatkan standar layanan, termasuk penyediaan makanan yang layak, yang menjadi salah satu tuntutan utama warga binaan. Ia menutup kunjungannya dengan mengapresiasi kontribusi semua pihak yang terlibat dalam upaya memperbaiki Lapas Kutacane.  

Hingga kini, dari 52 warga binaan yang sempat melarikan diri, 21 di antaranya sudah kembali ke lapas, baik secara sukarela maupun melalui bantuan keluarga, sementara 31 lainnya masih dalam pencarian.(Hum)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru