MAGETAN, TEROPONGNUSA.COM – Siswa SMPN 1 Ngariboyo kini tak hanya belajar di kelas, tetapi juga dilatih menjadi jurnalis muda lewat program literasi media yang digagas OSIS. Program ini membekali siswa dengan keterampilan menulis, wawancara, fotografi, dan videografi, sekaligus menanamkan etika serta pola pikir kritis.
Plt. Kepala SMPN 1 Ngariboyo, Surono, menegaskan, setiap kegiatan OSIS harus dipraktikkan agar memberi hasil nyata di masa depan.

Materi Pokok Pelatihan
- Dasar-Dasar Jurnalistik & 5W+1H: Memahami unsur berita dengan tepat.
- Teknik Menulis Berita & Fitur: Melatih penulisan berita, artikel, dan opini untuk mading atau buletin sekolah.
- Teknik Wawancara & Liputan: Membentuk keberanian bertanya dan kepekaan saat meliput kegiatan sekolah.
- Foto & Video Jurnalistik: Dasar fotografi dan videografi untuk mendukung pembelajaran.
Tujuan dan Manfaat
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan literasi siswa, membentuk karakter kritis, kreatif, jujur, dan bertanggung jawab, serta memberikan pengalaman praktis dalam dunia media. Ekskul jurnalistik di sekolah pun rutin menerbitkan mading atau majalah sebagai wadah ekspresi siswa.
“Setiap kegiatan membutuhkan ketelitian, pelatihan, dan kerja keras agar tercipta keseimbangan antara program sekolah dan OSIS,” tambah Surono, Sabtu (14/2).
Agen Literasi di Era Digital
Di tengah derasnya arus informasi digital, program jurnalistik SMPN 1 Ngariboyo diharapkan mampu mencetak generasi muda yang kreatif, komunikatif, dan literat. Jurnalistik menjadi wadah bagi siswa yang memiliki minat tulis-menulis sekaligus menanamkan jiwa literasi sejak dini.(DR)

