TEROPONGNUSA.COM
| MALANG – Pasca tragedi yang menewaskan ratusan korban jiwa di Stadion
Kanjuruhan Malang, Jawa Timur pada beberapa waktu lalu, berujung dicopotnya
Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
“Menonaktifkan
sekaligus mengganti Kapolres Malang,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi
Prasetyo.
Dijelaskan
Dedi, sebagai pengganti Kapolres Malang yaitu AKBP Putu Kholis Arya yang
sebelumnya menjabat Kapolres Tanjung Priok. Sementara AKBP Ferli dimutasikan ke
Pamen SDM Pori.
Tidak
hanya itu, dikatakannya, Kapolda Jatim pun juga melakukan hal yang sama dengan
menonaktifkan beberapa pejabat.
“Kapolda
Jatim pun melakukan langkah yang sama melakukan penonaktifan jabatan Danyon,
Danki, dan Danton Brimob sebanyak 9 orang,” tambah Dedi.
Sementara
itu, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam)
Mahfud MD menegaskan tragedi Kanjuruhan Malang, bukan disebabkan bentrok
antarsuporter. Korban meninggal dunia karena desak-desakan dan terinjak. Hal
tersebut disampaikan Mahfud MD dalam akun Instagram-nya, Minggu (2/10/2022).
“Oleh
sebab itu, para korban pada umumnya meninggal karena desak-desakan, saling
himpit, dan terinjak-injak, serta sesak napas. Tak ada korban pemukulan atau
penganiayaan antarsuporter,” kata Mahfud.
Seperti
diketahui, tragedi usai pertandingan Arema FC melawan Persebaya di Stadion
Kanjuruhan, Malang, menyebabkan 129 orang meninggal dunia. Tragedi Kanjuruhan
ini menjadi kabar duka bagi dunia sepakbola Tanah Air. Selain 129 orang tewas,
ada seratusan warga yang juga masih dalam perawatan.


