31.2 C
Madiun
Sabtu, April 13, 2024

Selundupkan 17 Ton Pupuk Bersubsidi, Tiga Pelaku Ditangkap

Foto: Kapolres Sampang dan jajaran saat jumpa pers

 

TEROPONGNUSA.COM
| SAMPANG
– Respon cepat Unit Opsnal Sat Reskrim
Polres Sampang kembali membuahkan hasil. Kali ini Unit Opsnal berhasil
mengungkap penyelundupan pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian yang akan
dibawa keluar dari pulau Madura.

 

Hal ini seperti diungkapkan oleh Kapolres
Sampang AKBP Arman S.IK, M.Si saat melaksanakan konferensi pers perkara tindak
pidana ekonomi di Mapolres Sampang, Rabu (13/04/2022).

 

Dihadapan puluhan wartawan, AKBP Arman menyampaikan
bahwa Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Sampang pada hari selasa (12/04) pukul
17.30 Wib menerima informasi bahwa adanya kendaraan truk yang sedang muat
barang (pupuk) di Jalan Raya Gunung Kesan, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang
Madura.

 

“Disinyalir akan diselundupkan keluar daerah
Kabupaten Sampang menuju pulau Jawa,” kata AKBP Arman.

 

Setelah menerima informasi dari masyarakat
lanjut AKBP Arman, Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Sampang langsung melakukan
penyelidikan.

 

“Dan sekira pukul 20.30 Wib di Jalan Raya
Banyuates Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Unit Opsnal berhasil
melakukan penyekatan terhadap dua kendaraan truk yang dicurigai mengangkut
pupuk bersubsidi,” lanjut AKBP Arman.

 

Dari pemeriksaan awal di TKP, personil Sat.
Reskrim Polres Sampang berhasil mengamankan empat orang yaitu MS (51), MP (29)
sebagai sopir dan H (21) sebagai kernet truk.

 

“Dua truk Mitsubhisi warna hitam No.Pol : A
8775 YX dan Mitsubishi warna kuning No.Pol D 8953 UA berikut pupuk bersubsidi
jenis ZA dan NPK Phonska juga kita amankan,” tambah Kapolres Sampang.

 

Kapolres Sampang menjelaskan setelah
mengamankan ketiga orang beserta kendaraannya, Unit Opsnal Sat. Reskrim Polres
Sampang langsung ke Mapolres Sampang untuk penyelidikan lebih lanjut.

 

AKBP Arman menerangkan bahwa dari kegiatan
tersebut, Polres Sampang mengamankan pupuk bersubsidi pemerintah kurang lebih
17 ton dengan rincian 180 (seratus delapan puluh) karung pupuk jenis ZA yang
bertuliskan pupuk bersubsidi pemerintah dan 160 (seratus enam puluh) karung
pupuk jenis NPK Phonska yang bertuliskan pupuk bersubsidi pemerintah.

 

Lebih lanjut Kapolres Sampang menjelaskan
motif para pelaku menyelundupkan pupuk bersubsidi pemerintah yaitu ingin mengambil
keuntungan yang lebih dari harga jual subsidi ke harga jual yang mereka
tentukan sendiri.

 

AKBP Arman S.IK, M.Si akan mengejar dalang dibalik
2 sopir dan 1 kernet yang sudah diamankan di Mapolres Sampang karena
menyelundupkan pupuk bersubsidi pemerintah dari Kabupaten Sampang menuju pulau
Jawa.

 

Kapolres Sampang menegaskan kegiatan ungkap
kasus penyelundupan pupuk bersubsidi pemerintah merupakan tindakan nyata oleh
Polres Sampang sebagai implementasi komitmen tegas Kepolisian terhadap oknum
penyalahgunaan pupuk subsidi yang menyengsarakan para petani.

 

Ketiga orang yang diamankan akan dijerat
pasal 6 ayat 1 huruf (b) Jo pasal 1 ke 3 (e) UU Darurat Nomor 7 tahun 1995
tentang pengusutan, penuntutan dan peradilan tindak pidana ekonomi Sub pasal 21
Jo Pasal 30 Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 15/M-DAG/PER/4/2013 tentang
pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian dengan ancaman
pidana 2 tahun penjara. (**19/hms/red)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
21,600PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru