31.2 C
Madiun
Sabtu, April 13, 2024

Masjid Istiqlal Trend Setter Pemberdayaan Perempuan

 

TEROPONGNUSA.COM, JAKARTA
Bidang Sosial dan Pemberdayaan Umat, Badan Pengelola Masjid Istialal (BPMI)
menyelenggarakan Seminar Internasional melaui zoom meeting (11/12/2020) dengan
tema “Perempuan sebagai Agen Pemberdayaan di Era New Normal”. Women’s
Mosque of Istiqlal merupakan visi besar Istiqlal untuk mengangkat isu-isu
terkait relasi antara perempuan, masjid dan kebudayaan umat Islam dalam skala
nasional dan internasional.

 

Seminar Internasional yang
dipandu langsung oleh pengurus struktural BPMI, Rosita Tandos, MA, MComDev,
Ph.D, ini menghadirkan keynote speech Menteri Pemberdayaan Perempuan dan
Perlindungan Anak RI (PPPA), I Gusti Ayu Bintang Darmawati, SE, M.Si dan Imam
Besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA. Sedangkan narasumbernya
adalah Tenaga Ahli Utama Presiden, Prof. Dr. Ruhaini Dzuhayatin; Staf Ahli
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Titi Eko Rahayu, SE,
M.AP; Directur of GPS, Monash Univ Melbourne, Australia, Prof Jacqui True; dan
Prof. Etin Anwar dari Hobart College & Reducate, Amerika. Turut hadir dalam
acara ini Asdep Keseteraan Gender Bidang Ekonomi, Muhammad Ihsan, S.Ag, MA;
Kepala Bidang Sosial dan Pemberdayaan Umat, Laksamana Pertama TNI (Purn) Dr.
Asep Saepudin; dan pejabat struktural di lingkungan BPMI.

 

Menteri PPPA dalam paparannya
menyampaikan pesan tentang pentingnya peran perempuan Indonesia dalam ketahanan
kesehatan dan ekonomi di masa pandemi. ”Perempuan memiliki resilensi dan daya
juang untuk dirinya sendiri tetapi juga untuk memastikan keamanan dan
kesejahteraan orang-orang di sekitarnya,” demikian ungkapnya.

 

 

Lebih lanjut, beliau
mengungkapkan data bahwa sebagian pelaku usaha mikro dan perintis UMKM di masa
pandemi dan tingginya partisipasi para pekerja perempuan dan sebagai kunci peningkatan
penghasilan serta sebagai pendorong kemajuan bangsa. “Untuk itu pemerintah
menginisiasi pusat pembelajaran keluarga di seluruh Indonesia. Kekerasan dalam
rumah tangga terhadap perempuan masih menjadi masalah serius di Indonesia,”
imbuh Menteri I Gusti Ayu Bintang Darmawati.

 

Di era digital, kekerasan
melalui internet banyak terjadi, yang oleh karena itu perempuan perlu melek
digital. “BPMI dengan jaringan nasional dan internasional diharap untuk ikut
berperan dalam mengangkat isu anak dan perempuan.” ujar Menteri PPPA berharap.

 

 

Imam Besar Masjid Istiqlal
memberikan perhatian serius terhadap meningkatnya kasus perceraian di keluarga
Indonesia. Kasus ini banyak menimpa rumah tangga yang umurnya di bawah lima
tahun dan sejak beberapa tahun terakhir grafiknya selalu menanjak. “Yang
menjadi korban dari perceraian adalah perempuan dan anak. Ketika terjadi
perceraian lahir orang miskin baru karena perempuan umumnya tidak mempunyai
kepemilikan aset seperti sertfikat rumah dan sebagainya,” ungkap Prof. Nasaruddin
Umar.

 

 

Lebih lanjut beliau
menjelaskan bahwa anak dari korban perceraian, broken home, juga punya potensi
yang tinggi dalam penyalahgunaan narkoba, menjadi anak jalanan dan tindakan
kriminal. Itu semua terjadi karena egoisme para orang-tua. “Oleh karena itu,
New Istiqlal berfungsi untuk pemberdayaan umat dan trend setter perubahan
masjid di Indonesia” tegas Imam Besar Istiqlal itu.

 

 

Pada sesi berikutnya,
pembicara lainnya, Prof. Dr. Ruhaini Dzuhayatin mengungkapkan bahwa perempuan
harus menjadi center of excellent dari proses inseminasi pengembangan
narasi-narasi Islam yang moderat progresif dan ramah terhadap perempuan.
Permasalahan perempuan dan dinamikanya pasang surut sebagai realitas soial yang
dinamis. Istiqlal dituntut untuk mengadakan penguatan wacana perempuan sebagai
agen perubahan.

 

 

“Permasalahan terkait
perempuan muncul dari lima akar masalah, yaitu: theological legitimacy,
cultural validity, social qualifications of women, political engagement dan
personal otonomy,” jelas Ruhaini.

 

Lebih lanjut beliau meminta
agar status ulama perempuan mendapat pengakuan dalam social qualifications dan
diakui legitimacy karena proses yang ditempuh perempuan dan laki-laki relatif
sama.

 

Titi Eko Rahayu memaparkan
tentang strategi Kementerian PPPA dalam pemberdayaan masa Covid-19 dengan
pendekatan mainsteaming dan sinergi potensi. Salah satunya adalah program Desa
Ramah Keluarga yang bekerjasama dengan Kementerian Desa. Menurutnya hal ini adalah
upaya mewujudkan miniatur SDGs di tingkat desa. Sustainable Development Goals
(TPB/SDGs) atau pembangunan berkelanjutan adalah agenda 2030 yang merupakan
kesepakatan pembangunan berkelanjutan berdasarkan hak asasi manusia dan
kesetaraan.

 

Adapun Prof. Jacqui True
menyampaikan beberapa hasil data riset terkait perempuan dan kekerasan.
Menurutnya peluang untuk perempuan direkrut menjadi anggota kelompok pemikiran
ekstrem sama besarnya dengan kesempatan menjadi agen perubahan. Jacqui True
menyayangkan banyaknya perempuan Indonesia yang menganggap isu perubahan
perempuan sebagai agen deradikalisme sebagai sesuatu yang tidak penting.
Menurutnya, partisipasi perempuan dalam pengarusutamaan gender menjadi penting
agar tidak lagi banyak penafsiran yang bias gender.

 

Pembicara terakhir, Prof. Etin
Anwar mengangkat masalah Womens Mosque in America terutam Masjid Indonesia di
New York dalam tiga masalah. Deskriminasi di tengah covid, tantangan muslimah
menghadapi peraturan masjid dan bagaimana lembaga perempuan menangani
ketidaksetaraan gender dan memperjuangkan keadilan. Menurutnya, deskriminasi
wanita muslim bukan hanya oleh non muslim tetapi juga dilakukan oleh laki-laki
muslim.

 

Salah satu kasus adalah
pelarangan wanita untuk mendatangi masjid di Dallas selama masa Covid 19 dengan
alasan yang tidak bisa dilegitimasi. Peraturan ini menunjukkan steorotype bahwa
perempuan adalah makhluk yang lemah. Selain itu Etin Anwar menyorot masalah
pelibatan dan partisipasi perempuan pada kegiatan di masjid yang masih sangat terbatas
(BU/ML)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
21,600PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru