Teropongnusa.com, Magetan – “Televisi
Jangan Sampai Mengatur Kita” itulah pesan yang disampaikan Gus Ismail Hasan kepada
jamaah pengajian Ahad Pagi yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Muslim
(FKM) Kecamatan Nguntoronadi di Aula Balai Desa Petungrejo, Kecamatan
Nguntoronadi, Kabupaten Magetan, Minggu (5/11/2017) pagi.
Jangan Sampai Mengatur Kita” itulah pesan yang disampaikan Gus Ismail Hasan kepada
jamaah pengajian Ahad Pagi yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Muslim
(FKM) Kecamatan Nguntoronadi di Aula Balai Desa Petungrejo, Kecamatan
Nguntoronadi, Kabupaten Magetan, Minggu (5/11/2017) pagi.
Di dalam
tausyahnya, Gus Ismail menjelaskan, di Era serba canggih ini kita sering
dilupakan oleh dunia tentang waktu sholat, terlebih lagi saat kita melihat
televisi, meskipun suara adzan sudah berkumandang sering kali kita menunda-nunda
untuk menunaikannya.
tausyahnya, Gus Ismail menjelaskan, di Era serba canggih ini kita sering
dilupakan oleh dunia tentang waktu sholat, terlebih lagi saat kita melihat
televisi, meskipun suara adzan sudah berkumandang sering kali kita menunda-nunda
untuk menunaikannya.
“ Jangan
menyepelekan sholat, karena kunci kebahagiaan adalah dengan menunaikan sholat,”
jelas Gus Ismail.
menyepelekan sholat, karena kunci kebahagiaan adalah dengan menunaikan sholat,”
jelas Gus Ismail.
Karena isi
tausyahnya sangat menyentuh, jamaah-pun ikut larut dalam mendengarkannya,
bahkan ada jamaah yang mengangguk–anggukkan kepala tanda memahami dan ada juga
yang senyum-senyum karena merasa tersindir oleh tausyahnya.
tausyahnya sangat menyentuh, jamaah-pun ikut larut dalam mendengarkannya,
bahkan ada jamaah yang mengangguk–anggukkan kepala tanda memahami dan ada juga
yang senyum-senyum karena merasa tersindir oleh tausyahnya.
Di akhir
tausyahnya, Gus Ismail yang juga pernah mengisi pengajian di Suriname ini
menutupnya dengan do’a yang diaminkan seluruh jamaah dan dilanjutkan dengan ramah-tamah.
(NYR)
tausyahnya, Gus Ismail yang juga pernah mengisi pengajian di Suriname ini
menutupnya dengan do’a yang diaminkan seluruh jamaah dan dilanjutkan dengan ramah-tamah.
(NYR)

