MAGETAN, TEROPONGNUSA.COM – Pemerintah Desa (Pemdes) Mrahu, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan terus mengupayakan pengembangan wisata alam Plered Agung menjadi destinasi unggulan. Salah satu langkah yang dilakukan yakni normalisasi Kali Plered melalui pengerukan rumpun bambu dan pembersihan sampah yang menghambat aliran sungai.
Kepala Desa Mrahu, Puryanto, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan bersama pihak Kecamatan Kartoharjo dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) sebagai bagian dari penataan kawasan wisata berbasis alam.
“Kali ini kita bersama pihak Kecamatan dan BBWS melakukan normalisasi sungai dengan melakukan pengerukan rumpun bambu serta pembersihan sampah yang menyumbat aliran sungai agar fungsi ekologis Kali Pleret kembali normal,” ujar Puryanto, Senin (25/5/2026).
Menurutnya, penataan kawasan sungai tidak hanya bertujuan mengurangi risiko banjir, tetapi juga menjadi pondasi awal pengembangan destinasi wisata yang diharapkan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat desa.
Lahan di sepanjang sempadan sungai yang telah diratakan nantinya direncanakan menjadi area camping ground dan ruang terbuka bagi wisatawan maupun komunitas pecinta alam.
Puryanto menambahkan, Pemdes Mrahu telah menyiapkan masterplan pengembangan Plered Agung sebagai desa wisata baru di Kabupaten Magetan.
“Selain mengamankan wilayah dari ancaman banjir, juga ada nilai tambah ekonomi yang bisa dirasakan masyarakat,” imbuhnya.
Pemdes Mrahu juga berharap adanya dukungan tambahan dari pemerintah pusat maupun pihak terkait guna mempercepat pengembangan destinasi wisata tersebut, termasuk bantuan sarana wisata air.
“Harapan kami ke depan bisa mendapatkan bantuan dari pusat, khususnya fasilitas perahu wisata. Dengan dukungan tersebut tentunya akan sangat membantu perkembangan destinasi wisata Plered Agung agar semakin dikenal luas dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(DR)

