28 C
Madiun
Sabtu, April 18, 2026

SMPN 1 Ngariboyo Terima Kunjungan Studi Tiru dari SMPN 1 Sukomoro dan MIN 13 Magetan

MAGETAN, TEROPONGNUSA.COM – SMPN 1 Ngariboyo menerima kunjungan studi tiru dari dua sekolah, yakni SMPN 1 Sukomoro dan MIN 13 Magetan, dalam rangka memperkuat komitmen bersama terhadap pendidikan lingkungan hidup. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusias dan menjadi ajang berbagi praktik baik antar lembaga pendidikan di Kabupaten Magetan.

Kepala SMPN 1 Ngariboyo, Susilo Prihayanti, S.Pd., M.Pd, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa sekolah yang dipimpinnya telah meraih predikat Sekolah Adiwiyata Nasional, sebuah penghargaan bergengsi bagi sekolah yang berhasil menerapkan sistem dan budaya peduli lingkungan secara menyeluruh.

“Kami berterima kasih atas kunjungan dari SMPN 1 Sukomoro dan MIN 13 Magetan. Semoga apa yang kami terapkan di sini dapat menjadi inspirasi dan manfaat bagi sekolah lain,” ujar Susilo Prihayanti, S.Pd., M.Pd.

Kunjungan dari SMPN 1 Sukomoro sendiri telah dilakukan tiga bulan yang lalu, sementara MIN 13 Magetan melakukan studi tiru pada Kamis (28/8/2025).

Dalam kunjungan tersebut, para peserta studi tiru berkesempatan melihat langsung kantin sehat yang telah menerapkan prinsip ramah lingkungan. Kantin ini tidak menggunakan 5P (plastik, pewarna, pengawet, pemanis buatan, dan perasa sintetis), serta bebas dari pembungkus plastik. Kebiasaan ini juga diterapkan oleh para siswa, yang membawa bekal tanpa kemasan plastik.

Selain itu, sistem pemilahan sampah organik dan anorganik menjadi bagian dari budaya sekolah yang terus digalakkan. Program ini bertujuan membentuk kesadaran kolektif warga sekolah terhadap pentingnya pelestarian lingkungan melalui pendekatan edukatif, partisipatif, dan berkelanjutan.

Program Adiwiyata di SMPN 1 Ngariboyo dirancang untuk mengubah perilaku warga sekolah agar lebih peduli terhadap lingkungan, meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya dan energi maupun mengurangi risiko dampak lingkungan di sekitar sekolah.

Kegiatan studi tiru ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar sekolah dalam membangun generasi yang sadar lingkungan dan bertanggung jawab terhadap keberlanjutan bumi. Dengan semangat kolaborasi, pendidikan lingkungan hidup bukan hanya menjadi program, tetapi budaya yang tumbuh dari kesadaran bersama.(DNY)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru