31.8 C
Madiun
Senin, Mei 4, 2026

Peringatan Hari Kartini, Pegawai Dikpora Magetan Kenakan Pakaian Adat, Lestarikan Identitas Budaya Bangsa

MAGETAN, TEROPONGNUSA.COM – Suasana berbeda menghiasi apel pagi di Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Magetan pada Senin (21/4/2025). Seluruh pegawai dan staf tampil dalam balutan pakaian adat Jawa, menciptakan nuansa tradisional yang kental di halaman kantor mereka.

Langkah ini merupakan bagian dari peringatan Hari Kartini, sesuai dengan kebijakan yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) nomor 400.14.2.1/2/403.012/2025 yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Magetan.

Surat edaran tersebut menghimbau aparatur sipil negara (ASN) hingga pelajar untuk mengenakan pakaian adat sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan Indonesia. Kebaya menjadi pilihan utama bagi para perempuan, menampilkan sisi kesederhanaan, kelembutan, serta keteguhan mereka. Sementara itu, para laki-laki mengenakan baju lurik dan beskap, menambah kesan gagah dan berwibawa.

Apel pagi ini dipimpin langsung oleh Kepala Dikpora Magetan, Suwata, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa mengenakan pakaian adat dalam peringatan Hari Kartini bukan sekadar simbolisasi, melainkan juga bentuk penghormatan terhadap jasa pahlawan emansipasi wanita sekaligus upaya pelestarian budaya bangsa. Ia menegaskan bahwa peringatan ini juga menjadi momentum untuk terus memperkuat peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan.

“Dalam peringatan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April ini, Dikpora Kabupaten Magetan berkomitmen untuk terus mendukung pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, sebagai upaya menciptakan generasi emas menuju Indonesia 2045,” ujar Suwata.

Lebih lanjut, ia menyampaikan harapannya agar semangat juang Kartini tetap hidup dalam diri setiap perempuan Indonesia. Menurutnya, perempuan harus berani menolak diskriminasi, berpikir melampaui zaman, serta terus memperjuangkan hak dan kesempatan yang sama untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

Peringatan Hari Kartini di Kabupaten Magetan ini tidak hanya menjadi ajang refleksi atas perjuangan Kartini, tetapi juga upaya nyata dalam melestarikan identitas budaya bangsa. Tradisi mengenakan pakaian adat dalam apel pagi ini menjadi pengingat bahwa perjuangan Kartini masih relevan hingga kini, mendorong perempuan untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam segala bidang.

Kegiatan ini pun mendapat sambutan positif dari para pegawai dan staf Dikpora, yang mengapresiasi kebijakan tersebut sebagai langkah konkret dalam menjaga warisan budaya sekaligus memperkuat kesetaraan gender di Indonesia. Dengan semangat yang sama, peringatan Hari Kartini di Magetan tahun ini menjadi simbol bahwa perempuan memiliki peran penting dalam membangun masa depan bangsa.(DNY) 

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
22,800PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru