28.3 C
Madiun
Selasa, April 21, 2026

DPRD Tulungagung Menggelar Rapat Paripurna dan Sertijab Bupati dan Wakil Bupati Terpilih 2025-2030

TULUNGAGUNG, TEROPONGNUSA.COM – DPRD Kabupaten Tulungagung mengadakan rapat paripurna dan serah terima jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati terpilih di Pendopo Arum Kusumaning Bongso, Selasa malam (4/3/2025).

Acara tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Marsono, S.Sos., dan didampingi oleh para wakil ketua DPRD. Hadir dalam acara tersebut Forkompinda, anggota DPR, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Marsono menyampaikan ucapan selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati terpilih yang baru dilantik oleh Presiden Republik Indonesia di Istana Kepresidenan Jakarta pada 20 Februari 2025.

Sebelum acara Sertijab, Gubernur Jawa Timur, Bupati dan Wakil Bupati memberikan santunan kepada anak-anak yatim. Acara dilanjutkan dengan penyampaian pidato visi-misi oleh Bupati Tulungagung untuk periode 2025-2030.

Penandatanganan berita acara Sertijab dilakukan oleh Pj. Bupati Tulungagung, Dr. Ir. Heru Suseno, MT., Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, SE., ME., dan Gubernur Jawa Timur, DR. (H.C.). Hj. Khofifah Indar Parawansa.

Setelah Sertijab, acara dilanjutkan dengan rapat paripurna oleh DPRD Tulungagung. Dalam rapat tersebut, Bupati Tulungagung menyampaikan visi-misi masa jabatannya untuk tahun 2025-2030. 

Visi yang diusung adalah Masyarakat Tulungagung yang Sejahtera, Maju, dan Berakhlak Mulia Sepanjang Masa. Misinya meliputi:

1. Pembangunan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

2. Pembangunan yang dimulai dari wilayah desa.

3. Pembangunan infrastruktur.

4. Peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan kesehatan.

5. Mewujudkan masyarakat yang berkarakter dan berbudaya.

6. Mewujudkan lingkungan hidup yang berkualitas.

7. Menuntaskan pengentasan kemiskinan.

8. Mewujudkan birokrasi yang berkualitas, profesional, dan bersih dari korupsi.

Bupati Tulungagung menyatakan bahwa pemerintah memiliki Asta Cita sebagai misi pembangunan lima tahun ke depan dan akan diintegrasikan dengan visi dan misi Kabupaten Tulungagung tahun 2025-2030. 

“Prioritas nasional seperti makan bergizi gratis, hilirisasi, swasembada energi, swasembada pangan, dan penciptaan lapangan kerja akan didukung penuh,” ungkapnya.

Bupati menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan Kabupaten Tulungagung tidak bisa dicapai sendirian dan membutuhkan dukungan serta kolaborasi dari semua pihak, termasuk perangkat daerah, DPRD, Forkopimda, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. 

Gubernur Jawa Timur, Khofifah, menegaskan pentingnya penyelarasan misi Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung dengan program kerja tingkat provinsi yaitu Nawa Bhakti Satya serta program kerja tingkat pusat dari Presiden Prabowo Subianto, Asta Cita. Gubernur juga menambahkan bahwa penyusunan RPJMD harus sesuai dengan RPJMD provinsi dan RPJMN. 

“Program Asta Cita memiliki 8 quick win, termasuk makan bergizi gratis (MBG) dan pemberantasan TB (Tuberculosis),” jelasnya.

Sebagai penutup, Gubernur menekankan pentingnya menyusun dan menetapkan Perda tentang RPJMD maksimal enam bulan setelah kepala daerah dilantik, dengan percepatan penyusunan RPJMD Provinsi Jatim dalam waktu tiga bulan untuk menjadi acuan bagi kabupaten/kota.(SHR)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru