MAGETAN, TEROPONGNUSA.COM – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magetan berupaya keras memberikan perhatian kepada petani agar tetap bisa mengairi sawah dengan maksimal. Saat ini melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) sedang membangun Jaringan Irigasi Tunggu (JIT) di Desa Balerejo, Kecamatan Kawedanan.
JIT sepanjang 130 meter tersebut merupakan saluran yang mengairi baku sawah di Desa Balerejo, Pojok dan Ngunut. Dengan sumber anggaran dari APBD tahun 2024 sebesar Rp 196 juta, proyek ini dikerjakan oleh CV. Sumber Panguripan.
Kepala Bidang SDA DPUPR Magetan, Yuli K Iwahyudi, mengatakan dengan dibangunnya JIT tersebut diharapkan mampu menekan tingkat kehilangan air di saluran sekunder. Sehingga debit minimum air yang ada bisa dimanfaatkan oleh petani.
“Diharapkan mampu menekan tingkat kehilangan air di saluran sekunder, sehingga debit minimum yang ada tetap mampu dimanfaatkan oleh petani,” kata Yuli K Iswahyudi, Jumat (16/8/2024).
Terlebih, lanjut Yuli, ketika memasuki musim kemarau ataupun musim tanam 2 dan 3 lahan sawah petani diharapkan tidak terkendala kebutuhan air irigasi.
Sebelumnya saluran di lokasi pembangunan JIT tersebut masih berupa tanah, sehingga debit air rentan bocor yang berdampak buruk pada lahan pertanian wilayah bawah.(NYR/ADV)

