Teropongnusa.com,
Magetan – Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan akan tetap melakukan pantauan dan
pembinaan bagi 16 orang pekerja warung remang-remang di wilayah Kecamatan
Maospati yang positif terkena Human Immunodeficiency Virus
(HIV) maupun Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS).
Magetan – Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan akan tetap melakukan pantauan dan
pembinaan bagi 16 orang pekerja warung remang-remang di wilayah Kecamatan
Maospati yang positif terkena Human Immunodeficiency Virus
(HIV) maupun Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS).
“
Setelah dilakukan pemeriksaan kepada pekerja warung remang-remang di wilayah
Kecamatan Maospati pada beberapa waktu lalu, kami menemukan 16 orang positif
HIV/AIDS, untuk itu dalam hal ini Dinas Kesehatan memiliki kewajiban untuk
melakukan pembinaan, termasuk pemeriksaan kesehatan bagi para penderita,” kata
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan, Dra. Furiana Kartini kepada teropongnusa.com, Jumat
(22/12/2017).
Setelah dilakukan pemeriksaan kepada pekerja warung remang-remang di wilayah
Kecamatan Maospati pada beberapa waktu lalu, kami menemukan 16 orang positif
HIV/AIDS, untuk itu dalam hal ini Dinas Kesehatan memiliki kewajiban untuk
melakukan pembinaan, termasuk pemeriksaan kesehatan bagi para penderita,” kata
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan, Dra. Furiana Kartini kepada teropongnusa.com, Jumat
(22/12/2017).
SPIDOL PAPAN TULIS ANDA SUDAH HABIS TINTANYA ?? UPS..JANGAN DIBUANG KARENA KAMI PUNYA ISI ULANGNYA, LEBIH HEMAT DAN PRAKTIS HUB: 081318545805 >>BISA KIRIM DALAM & LUAR KOTA<<
Menurutnya,
pemeriksaan kesehatan itu akan terus dilakukannya selama mereka berada di wilayah
Kabupaten Magetan. Bahkan pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Kabupaten
tempat asal para penderita jika mereka sewaktu-waktu pindah atau pulang ke
daerah asalnya, karena kebanyakan para penderita berasal dari luar daerah.
“
Kami minta para penderita memberikan informasi sejujurnya, termasuk nomor
telepon atau pihak-pihak yang bisa dihubungi, sehingga memudahkan petugas dalam
melakukan pembinaan dan pengawasan,” imbuhnya. (nyr-tn)
Kami minta para penderita memberikan informasi sejujurnya, termasuk nomor
telepon atau pihak-pihak yang bisa dihubungi, sehingga memudahkan petugas dalam
melakukan pembinaan dan pengawasan,” imbuhnya. (nyr-tn)


